Jalur MTB Jatiasih, Suasana Desa Di Tengah Kota


Jalur Jatiasih JJ, sudah sejak lama saya dengar namun baru hari ini Minggu 3 April 2011 saya sempat menjelajahi JJ, ada yang sangat istimewa pada acara gowes kali ini. Saya janjian gowes bareng Tumpal Agustinus Hutahean, sahabat kecil sejak belum sekolah dan sudah 25 tahun saya tidak bertemu muka dengan dia, selain itu saya juga ingin membuat peta GPS di daerah ini.

Kondisi Cuaca di Jatiasih pagi itu cerah, saya dan Elang sudah tiba di lokasi yang ditentukan pada jam 06.00 WIB. Lokasi ini sangat mudah dicapai dari tol JORR, kalau dari arah BSD masuk JORR kemudian keluar di pintu tol Jatiasih dan ikuti jalan berputar menuju masuk tol kembali ke arah BSD.

Sebelum masuk pintu Tol ada GIANT di sebelah kanan jalan dan disebelahnya ada  rumah makan, nah disitulah saya dan Elang parkir mobil, tempatnya cukup luas, banyak pedagang makanan dan ada juga cuci steam mobil.

Tak lama kami sibuk menyiapkan sepeda datanglah orang yang sudah saya tunggu.. Tumpal… hahaha masih seperti dulu, waktu kecil dulu kami sering main sepeda bareng dan hari ini kami main sepeda bersama lagi… setelah 25 tahun..

Setelah semua siap kami bergegas menyusuri jalanan ke arah Cibubur, kira-kira 1 Km dari tempat parkir mobil kami berhenti karena ada om Panji dan Deni yang akan memandu kami menyusuri JJ.

Rute yang kami lalui agak sedikit dibelokan dari Rute GPS yang pernah saya lihat, tujuannya agar goweser yang ingin melalui JJ memiliki alternatif selain jalur yang sudah ada.

Jalanan perumahan adalah awal kami masuk track tidak lama menyusuri jalan kami mulai disuguhi jembatan kecil dari beton dan rumput ilalang

jalanan tanah ini masih bisa dilalui motor sehingga goweser perlu berhati-hati di sini karena banyak belokan tajam, selalu beri tanda, bisa dengan suara atau bel sepeda untuk menghindari tabrakan dari arah depan.

5 MTB menyusuri jalanan tanah meliuk-liuk di antara bebatuan kecil dan kadang melewati halaman rumah penduduk.. punten… permisi.. selamat pagi adalah ucapan yang tak pernah kami lewatkan saat berjumpa dengan penduduk setempat, makin jauh kami berjalan suasana pedesaan semakin terasa.. enjoy juga gowes disini… menikmati Suasana Desa di Tengah Kota

Tujuan awal kami adalah Pos 1 JJ. jarak dari tempat saya parkir ke Pos 1 adalah 7 km atau 6 kami dari titik awal kami masuk, cuaca cerah, track kering menggoda kami untuk memacu sepeda dengan kecepatan tinggi, kira-kira 20 menit kemudian kami sampai juga di Pos 1 JJ. Beberapa goweser tampak sedang melepas lelah di tempat itu dan mereka menyapa kami untuk berhenti disitu

Lumayan juga 7 km gowes, udara masih segar dan dingin, beberapa teguk air dirasa cukup untuk membasahi kerongkongan kami, beberapa saat kemudian kami dapat info bahwa beberapa teman saya dari MiLYS (Mailing List Yamaha Scorpio) sudah standby dengan sepeda masing-masing di Pit Stop.

Jarak yang harus kami tempuh untuk mencapai Pit Stop adalah 5 km saja, kami berjalan santai karena ingin menikmati suasana di JJ, kali ini kami banyak menemui single track, pohon ilalang tinggi ada di kanan kiri jalan yang kami lalui.

Jalanan ini sangat bersahabat bagi penggemar Cross Country, tipikal jalanan tanah merah keras dan jalur relatif rata, apabila ingin melatih endurance jalur ini sangat mendukung. Tak lama mengayuh sepeda kami berhenti di rumah penduduk, lumayan ada pisang goreng dan teh panas, kami sempatkan mampir untuk mengisi perut, judulnya sarapan karena sejak pagi tadi perut masih kosong melompong

Usai sarapan kami segera meneruskan perjalanan, kali ini kami bertemu jalanan tanah, turun dan enak untuk memacu sepeda kami dengan kecang, di sisi kanan ada jalur untuk drop off, sampai bawah baru saya lihat ada jalur untuk loncat… walah walah… sayang amat kalau tidak dicoba… baru niat naik lagi untuk mencoba drop of  itu… Tumpal menghampiri saya …”huss udah ah jangan coba-coba… ngga kapok apa baru jatuh dan dijait? hehehe… siap kumendan!! apa daya yang punya jalur melarang saya loncat di drop off itu.. ya sudah lah saya foto aja untuk kenang-kenangan

kembali menyusuri jalanan pedesaan dengan rasa penasaran karena ga bisa loncat di tempat drop off tadi… grrrrrrr, rasa jengkel agak tertupi dengan jalanan rata dan memungkinkan untuk memacu sepeda dengan kencang

jalanan di tengah ilalang ini lumayan untuk memacu sepeda, batu-batu kecil kadang loncat ke muka, jangan pernah lupa untuk menggunakan kacamata sebagai perangkat keamanan anda.

beberpa menit kemudian kami ketemu jalanan aspal menuju Pit Stop, di sana sudah ada Emje dan nyonya, Obing, Ckoky dan Hendras mereka adalah rekan-2 MiLYS divisi gowes

Pit Stop sebenarnya adalah nama toko sepeda di tempat itu, selain toko sepeda disini ada juga yang jualan bakso dan minuman segar, tanpa banyak diskusi, saya dan elang segera menyantap bakso urat dan minuman segar sebagai sarapan kedua di pagi ini.

di dinding Pit Stop terbentang peta JJ, ternyata JJ adalah area luas dan kita bisa bebas menentukan mau gowes berapa jauh dan berapa lama di area ini.

Etape berikutnya kami lalui dengan speed yang lebih rendah mengingat ada emak-emak ikut dan beberapa goweser masih tahap belajar… betul aja kan belum jauh masuk jalan tanah Choky udah nyusruk masuk semak-semak, padahal jalanan relatif datar… sukurinnnnn… biar rasaaaa… hahahaha

Tidak jauh setelah Choky jatuh kami  disuguhi beberapa turunan dan tanjakan silih berganti, lumayan juga untuk melatih cadence saya, di ujung atas tanjakan kami sempatkan foto bersama… hehehe narsis dikit  kan boleh

Beberapa jepretan foto lumayan memuaskan kami… acara gowes pun dilanjutkan kali ini kami menuju jalur trisakti… belum lama gowes saya dengar seperti ada suara karung beras jatuh… gedebummmm gusrakk dan sedikit teriakan memilukan “aduuhhh!!”  ooooo ternyata benar dugaan saya… emje jatuh nyusruk… hahahaha hihihihi hohohoho, pengen nolong sih melihat beberapa teman tertawa maka saya harus kompak dong…

Sinar matahari semakin terik, kami pun bergegas melaju menuju base camp JJ… kali ini kami melewati jalut Trisakti, kenapa namanya Trisakti, konon di daerah ini akan dibangun universitas Trisakti, sekilas memandang sudah ada bangunan megah serta lapangan bola di sisi kiri dan danau dekat bangunan tersebut

di akhir jalur menuju base camp suguhan tanjakan tanah bercampur batu seakan menyambut kami sebelum masuk ke Base Camp JJ, satu persatu kami menaiki tanjakan mini itu sebelum akhirnya sampai di Base Camp JJ

Base Camp ini tempatnya teduh, disediakan tempat gantung sepeda dan parkir mobil, tempat ini bisa menjadi alternatih bagi yang ingin membawa mobil untuk wisata sepeda di Jalur Jatiasih

Warung makan pun ada disini, cocok bagi yang akan beristirahat setalah gowes, kami sampai disini sekitar jam 10.30 pagi, masih banyak waktu untuk makan lagi… hehehe

Tidak terasa sudah mengayuh sepeda 24 km dihitung dari tempat parkit mobil sampai ke Base Camp JJ, beberapa teman MiLYS masih akan melanjutkan istirahat di tempat ini sedangkan saya, Elang, Tumpal dan Panji memilih untuk kembali ke parkiran mobil, masih ada 7 km lagi yang harus kami tempuh untuk sampai disana. lumayan lah hari ini total gowes 31 km.

File GPS (*gdb atau *gpx) bisa di download di :

http://www.everytrail.com/view_trip.php?trip_id=1025059

About these ads

15 pemikiran pada “Jalur MTB Jatiasih, Suasana Desa Di Tengah Kota

  1. Mantabs euy, sayang Neng Zooty gak bisa Join. Next touring kemana Om ? Siapin fisik n sepeda buat next touring.

    • Iya bro luas banget, kapan2 gue mau explore jalur lain disini, temenin yak kita cari2 track, supaya banyak variasi dan peta GPS saya bisa berguna buat orang lain

  2. wah wah pngen ny0ba nie
    ane newbie s0al mtb ni gan
    pngen c0ba treknya,kbtlan wkt kejati asih ngebarengin nak2 mtb yg bru pd plang
    jd kpengen
    btw registrasinya kna brp tuh gan?
    Thanks inf0nya yap…

  3. wahhh udah pernah maen ke JJ juga yaa.
    skrg mahh drop off yg d canyon udah ga ada gtw tuh jarang d urus hahahaha
    tp ini top lah buat latian endurance
    sering2 maen k JJ ya hahaha

  4. Ping-balik: Mountain Biking in Jatiasih Track Bekasi, West Java | My Life My Journey

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s