Memicu Adrenalin di Track Jayagiri


Kota Bandung alias Paris van Java terkenal dengan sebutan kota mode, sedangkan bagi goweser kota bandung ini tempat yang ideal untuk latihan nanjak.

Posisi geografis bandung yang dikelilingi pegunungan menjadikan banyak terbentuknya track alami dan banyak tanjakan yang baik untuk latihan.

Lembang, identik dengan Gn tangkuban perahu, gn putri, jayagiri, cikole yang terdiri dari banyak track di dalamnya membuat saya pensaran untuk mencobanya.

Senin pagi, 20 desember, saya, dodi sagir dan asep pongky mau tidak mau harus bangun pagi, jam 6.00 kami sudah selesai loading sepeda dan bergegas berangkat ke gunung putri, lembang

Ada beberapa jalur untuk mencapai lembang, karena base kami di dago maka kami pilih jalur dago bengkok tembus pasar lembang.

Perjalanan diawali dengan tanjakan dago, terutama di dago bengkok, tanjakan curam memaksa mobil bergerak perlahan meyusurinya.. Sampai atas kami disambut kabut pagi kota bandung… Jalanan mulai mengecil dan kondisi aspal tidak semulus jalanan kota, jalanan ini masih bisa dilalui mobil sedan, asalkan mesin dan rem dalam kondisi baik.

Tak lama kami sampai di kota lembang, jarak dari rumah dodi hanya 11 km saja, menyusuri lembang menuju dropping zone di gunung putri.

Jalanan kecil di sebelah kiri menuju droping zone… Mobil sedan pun masih bisa masuk.. Lagi2 tanjakan… Mobil melaju sampai ujung aspal. Sampailah kami di area unloading.

07.00 WIB Selesai menyiapkan sepeda dan segala perlengkapannya kami mulai gowes. Ckrek!! Ckrekk!!! Cleat sepatu sudah terpasang di pedal…

Halahhhh… Tanjakan mengawali perjalanan kami, medan yg kami hadapi adalah tanjakan makadam campur tanah dan bonus licin dan becek sisa hujan semalam…

Saya cuma bisa melongo dan kagum liat dodi dan asep melaju pelan tapi pasti menyusuri tanjakan itu… Sementara saya berusaha keras mengendalikan sepeda supaya tidak spin… Herannn liat anak2 bandung itu anteng di tanjakan… Barudak bandung emang jagoan tanjakan euy…

Tanjakan berkelok serta pemandangan indah pegunungan di sisi kiri memanjakan mata kami… Sisa2 daun di tanah dan aroma pohon pinus menggugah kenangan masa kecil di bandung..

Beberapa alur air sisa ban motor agak menyulitkan kami untuk tetap pada track
Gerusan ban pacul menciptakan jalur air… Huffftttt gowes terussss…nannnjaakkkk…

1400 m dpl elevasi awal saya gowes… Ga kerasa sekarang sudah di 1500 m dpl, hutan pinus dan sedikit sisa kabut membuat suasana gowes kami menarik… Kabut… Hal yang jarang saya temui di di jakarta…

Makin tinggi oxygen semakin menipis, benar2 terasa berbeda dengan gowes di dataran rendah, paru2 goweser bandung sudah terlatih untuk menghirup oxygen tipis itu… Sementara saya sedang dorong sepeda karena tersengal-sengal…

Suasana pegunungan semakin terasa.. Kami masuk hutan pinus yang rindang… Udara dingin membuat kami jarang berhenti untuk minum… Akhirnya sampai juga di perempatan gunung putri – jayagiri.

Ada 4 pilihan trek, nanjak lagi ke cikole, kembali ke dropping zone, langsung trek DH atau nanjak lagi… Saya pilih nanjak lagi karena ingin latihan dengkul…

Tanah becek campur guguran daun pinus dan tanjakan kami hadapi… Walau becek tanah ini tidak melekat di ban kami… Lumayan gowesable track nya…

Lagi2 saya tertinggal raja2 tanjakan itu, asep dan dodi sudah melaju kencang ke atas…

Tidak lama menyusuri tanjakan dodi berhenti dan mulai nurunin seat post…. Hmmmm curiga nih… Ternyata kita masuk track mini Down Hill Jayagiri

Dodi cuma pesan… Gasss pol aja jangan ragu… Jangan dipikir…. Gimana nanti aja..

Wusssss wussss dia gowes kenceng…. Ahhhh sapa takutttt !!! Saya ikuti jalurnya dodi dengan kencang dan percaya diri… Hormon adrenalin mulai naik… Frame Collosus AM 2.0 sangat bersahabat dan mudah dikendalikan…

Gassssss…. Luncat sana luncat sini… Gajlenggg!!! Gajlenggg!!! Saya loncat… Hihihihihi… Enak euyyyy

Gedebukkkk !!!! Gusrakkkk!!!! Ban sepeda saya nabrak akar pohon dan saya terlempar dari sepeda… Nyusruk ke semak2 … Hahahaha akhirnya jatuh juga…

Kali ini korbannya kabel speedometer putus… Cuek aja lahhh maen sepeda harus siap jatuh…

Wussss asep nyusul… Percaya diri dengan specialozed hardrock… Lagiii lagiii saudara saudara… Terdengar gedebum keras di depan saya… Aseppp nyusrukkkk hahahaha… Puas bener saya ketawa…

Sementara dodi dengan specialized stumpjumper melaju kencang…

Turunan semakin curam, single track diantara pohon2 pinus…. Salah handling sedikit aja bisa jadi pohon pinus lah rem kita…

Tau2 ada suara… Anjritttttt !!!! Jiahhhhh ternyata dodi jatuh juga…. Impas deh semua jatuh…

skor akhir : dodi 1 kali jatuh, sementara saya dan asep masih pegang record, masing2 kami 3 kali nyungseb di track itu.

08.45, Lembang. Ga lama kami menyusuri jalanan aspal menuju tahu tauhid di lembang…

Lelah gowes, dengkul ngepul, tangan gemetaran abis DH terbayar dengan lezatnya tahu goreng dan bandrek susu

Usai sarapan kami gowes lagi, kali ini full tanpa tanah… Jalur cijengkol kami lalui untuk menuju bandung… 90% turunan dan sedikit tanjakan khas bandung harus kami tempuh, jalanan lembang dan perkampungan menuju bandung…

Udara tetap dingin dan bersahabat…

Hati2 lewat track ini… Speed kami sempat mancapai 50 km/ jam di turunan curam… Siapkan rem anda

09.30 kami sampai di bandung…

Track ini cocok bagi wisata keluarga, waktu yg kami gunakan hanya 3,5 jam saja dan jarak tempuh total gowes gunung putri jaya giri hanya 8 km saja, lembang bandung (turunan terus) via cijengkol hanya 10 km saja.

Jalur GPS dan foto2 bisa dilihat di www.everytrail.com id : ekoprobo

Rencananya kalau semua berjalan sesuai rencana, antara tgl 24-26 saya akan explore lagi jalur2 bandung… Cikole, manglayang, cidaun… Masih menanti saya dan goweser lainnya. Tgl 1 & 2 januari juga saya ada di bandung untuk gowes bareng rekan2 goweser di sana.

Terima kasih untuk Dodi Sagir dan Asep Pongky yang sudah menemani saya gowes dan sabar menanti saya di ujung tanjakan… Jangan kapok ya kang..

Salam tanjakan
Eko Probo

2 thoughts on “Memicu Adrenalin di Track Jayagiri”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s