Keringat Pertama dan Gowesan Pertama 1 Januari 2011


Selamat Tahun Baru 2011,

ada sedikit cerita gowesan pertama saya dan teman2 di awal tahun 2011

Sabtu 01 Januari 2011
010111

04.00 WIB
Dinginnya udara pagi membangunkan saya, hari ini ada jadwal gowes di jalur Telaga Warna – Rindu Alam – Ciawi bareng Dian widyanarko, Hasim cahyadi, dave, fendi, aheng, hadi, afong

04.30 WIB
Check : MTB, GPS, water bladder, tools, ban dalam cadangan, ransel, kacamata, glove, arm warmer, portable pump, P3K, helm, baju ganti, plastik.

05.00 WIB
Setelah semua lengkap saya mulai gas, janjian dengan Hasim dan Dian di ragunan, hari pertama di th 2011… Jalanan masih sepi, beberapa kendaraan yang melintas menimbulkan pertanyaan… Ini baru pulang merayakan tahun baru atau baru keluar rumah?…

Di tahun2 sebelumnya apabila merayakan tahun baru saya selalu melek sampai pagi, namun kali ini pagi2 sudah melek… Hihihi…

Celingak celinguk setelah keluar tol dan berharap melihat 2 pengendara MTB nongkrong di pinggir jalan…harap2 cemas..

05.35 WIB
Terlihat seonggok sepeda putih dan hitam ngajedog dipinggir jalan… Hahaha…
Ada Patrol putih dan ATX pro…

Minggirin mobil dan loading sepeda…

Jam 07.00 WIB
Sampai juga di masjid ciawi, gadog.. Pagi ini jalan tol lumayan sepi dan lengang. Sepanjang jalan kami melihat muka2 lemas dan capek… Pasti abis ngerayain tahun baru…
Kami adalah rombongan pertama di th 2011 yang parkir di mesjid ini.

Pagi itu saya janjian dgn dave di mesjid gadog, sedangkan fendi, ahen dan 2 temannya janjian ketemu di Warung mang Ade.

Jam 07.45 WIB
Kami selesai loading sepeda ke angkot, setelah memeriksa semua perlengkapan, angkot bergerak menyusuri jalanan aspal, pagi itu masih terasa suasana perayaan pergantian tahun, sisa2 mercon dan kembang api masih berserakan di jalanan… Wajah2 letih tampak masih tersisa di jalanan…

Angkot bergerak menyusuri jalan alternatif  Udara segar kawasan puncak 1 Januari 2011 menerpa wajah kami..
Aneh koq masih macet ya…  Ternyata ada pohon tumbang di dekat gunung mas, macet 2 arah.. Kacau deh jadwal gowes.. Setelah nego dengan sopir angkot kami masuk jalan kecil untuk menghindari macet.

Jam 09.20 WIB
Kami sampai juga di warung mang ade, setelah tlp, bbm, sms om fendi dan kawan2nya kami bergegas sarapan pagi, sebelum sarapan kami mempersiapkan sepeda kami masing2

Aroma kopi susu dan nasi goreng menggugah selera makan kami… Lahap sekali kami makan… Lagi2 sarapan pertama di th 2011

Jam 10.15 WIB
Usai sarapan dan mengenakan segenap perlengkapan lenong… Kami mulai gowes menyusuri jalan menuju trek TW…
1 Velvet, 1 Patrol AMP, 1 ATX Pro, 1 Merida, 1 Supreme 3.0, 2 Patrol 512 dan 1 polygon mulai bergerak menyusuri jalan menuju jalan masuk TW1

Jalanan yg kami lalui berupa tanjakan batu, berkelok dan panjang…

Nanjakkkk euyy.
Satu persatu kami masuk jalan itu,
Tujuan awal kami adalah telaga warna, usai menikmati tanjakan kami disuguhi turunan batu susun… Kabut tebal… Jarak pandang hanya 10 meter.. Fiuh…ngeri juga nih.. Saya ambil posisi belakang sebagai sweeper, Dave memimpin barisan di depan..

Rupanya jalan mulai licin, kabut tebal membasahi jalan batu… Apa boleh buat, di beberapa tempat kami mulai dorong sepeda.. Kalau tempat ini kering pasti asik gowes di tanjakan imut ini.

Tetesan keringat pertama dan gowesan pertama di tahun 2011 tercipta di track ini.

Segala sesuatu pasti ada hikmahnya.. Hasim dan beberapa teman mulai mengeluh.. Salah kostum… Hahahahaha… Dari awal sudah saya ingatkan, pakai sepatu gunung, jangan sepatu untuk joging atau basket.. Licin.. Benar saja.. Beberapa kali mereka kepleset..

Usai menikmati tanjakan terjal kami dihidangkan turunan curam, berkelok dan… Lagi2 licin, perlahan kami turun, batu2an basah dan berlumut cukup menyulitkan handling sepeda

Tak lama turun, sampailah kami di telaga warna, usai foto2 sejenak kami lanjut gowes.. Kali ini benar2 full turunan, jalanan kebun teh penuh turunan, sepeda kami melaju kencang.. Kalau jatuh hanya ada 3 pilihan : jurang disebelah kiri, pohon teh di kanan dan batu2 di depan.

Om fendi mengampiri saya dan dia bilang : “om kenapa ya rear shock saya ada olienya”
Selidik punya selidik, ternyata bocor… Penyebabnya karena dia lock out shock di jalanan makadam. Lagi2 kami dapat pelajaran, hati2 dengan lock shock belakang, kalau jalanan bergelombang di lock ya seperti itu akibatnya

Supaya mental om fendi tidak down, kami bilang… Ga masalah pak, itu mah biasa.. Akhirnya dengan percaya diri dia lanjut gowes.Jalur TW 1, TW 2 dan TW 3 isinya 90% turunan, jalanan di tengah2 kebun teh masih basah tapi bisa digowes dan tidak terlalu licin

Saatnya uji performa KHS Velvet, size M 17 inch, travel frame 6 inch, terpasang RockShox Monarch 3.1 solo air, Fork Tora 318 travel 130, stem borla 60mm 10 derajat, freehub Novatech 4 bearing dan Maxxis HighRoller 2.10. Judulnya frame ini All Mountain – FreeRide

Hmmmm… Kata orang frame ini nagen bin anteng di turunan… Ckrekk!!! Ckrekk!!! Cleat terpasang dan….. Gowesss pooooollllll
Jalanan tanah yang berkelok berhasil dilalui, sepeda bersahabat dengan tubuh saya, body sepeda terasa lincah dan anteng.. Sama sekali tidak liar, rebound shock saya setel paling cepat (gambar kelinci)

Pemandangan indah dari TW 1 kadang2 memaksa saya untuk sejenak berhenti dan menikmatinya.. Tapi hasrat gowes juga menggoda..

Setelah berkelok-kelok kami ketemu jalur yang lumayan bahaya… Single track yang dipagari jurang dan semak… Saya masih cuek gowes lagi2 frame sangat bersahabat..

Usai kebun teh kami masuk hutan kecil dan tetap turun… Agak2 mini Down Hill, akar2 pohon melintang, ranting2 pohon kadang menutupi pandangan saya.

Yakin dengan kemampuan Velvet, saya lanjut gowes… Guncangan ban belakang mampu diredam baik oleh RockShox Monarch 3.1, gejala oleh bisa dianulir oleh geometry frame yang baik dan cocok dengan postur saya.

Beberapa belokan tajam penuh akar saya coba lewati… Berhasssillllll…. Emang Velvet bisa diandalkan… Sampai bawah saya dan Dave menunggu rekan2 di belakang..

Tak lama om Dian dengan Giant ATX Pro muncul di belakang saya… Hebat euy… Performa hardtail ATX Pro patut diacungi jempol.. Om dian selamat sampai bawah dengan aman sentosa.

Sambil nunggu goweser lainnya saya tawari om dian utk test velvet… Seneng bener dia… Dorong sepeda ke atas dan dia mulai gowes turun…. “Assikkkk” itu yang terdengar dari mulutnya, mulai terlihat di belokan…lho!? Lho?!? Koq dia masih melaju???

Gussssrakkkk!!! Gedebummm!!!! Jiahhhh dia jatuhh…. Hahahaha…

Kata om dian “yaaa jatuh… Tadi enak banget pake Velvet di turunan sampe lupa ngerem… Pantesan tadi velvet anteng aja diturunan penuh akar melintang…

Darah mulai mengucur dari tulang kering om dian… Lagi2 pelajaran berharga… Gunakan protektor ya ommmm
Usai dibilas alkohol dan ditetesi betadine kami mulai gowes turun..

Check point bawah adalah lapangan bola, ada tempat dropp off kecil, penasaran dengan kemampuan meloncat Velvet saya gowes sekencang-kencangnya…. Jummmpppp!!!! Velvet loncat dan landing di rerumputan… Uhuyyyyy enak banget euy

Hasim penasaran dengan kemampuan patrolnya… Dia coba juga untuk loncat di dropp off itu

Ayo simmmm gasssss, hasim mulai gowes kencang dannnn loncatttt!!!!! Yaaaa dia berhasil dropp off…. Hihihi dia penasaran dan mencoba utk kedua kalinya…. Patrol AMP mendarat dengan mulus tidak oleng.

Tinggal sedikit lagi sampai jalan raya puncak Om fendi nanya… Masih jauh ga om ? Srentak kami menjawab… Ga koq dikit lagi… Hehehe

Jam 11.30 WIB

Sedikit menyusuri aspal ke arah atas dan kami mulai masuk jalur RA dari jalur tembusan TW 3… Diawali jalan aspal dan “sedikit” nanjak… Menyusuri jalan tembus ke gunung mas.

Lapar melanda… Om Ahen nanya… Gimana kalau kita makan sekarang.. Udah jam 12 nih…

Kami yakinkan bahwa tempat makan sebentar lagi di taman safari.. Hihihi… Dia percaya..

Gowessss lageee… Turunan makadam adalah menu selanjutnya… Redaman fork depan membuat tangan aman dari kesemutan dan guncangan sepeda tetap terkontrol.. Kali ini Velvet dinilai baik untuk turunan makadan… Ada beberapa gundukan dan saya coba loncat… Gajlennggg !!!! Sepeda melambung ke atas dan… Mendarat dengan mulus dan tenang… Velvet memang mantab

Jam 14.00 WIB
Wilayah TSI, kami menuju warung untuk beli nasi bungkus….
Biasanya dibelakang kami banyak anak2 kecil berlari mengikuti sepeda dan berteriak… “Ojeg om…. Ojeg om…. Tapi tumben hari ini sepi… Mungkin capek abis tahun baruan

Jam 14.30 WIB
Kami mulai bergerak menuju tanjakan ngehe… Saya ambil posisi belakang pura2 jadi sweeper… Hehehe

Jalanan beton, dan nanjak…. Sejauh mata memandang hanya ada tanjakan…. Tanjakan ngehe memang ngehe abissss

Penggowes2 itu mulai melaju ke depan, dari 8 penggowes hanya saya, dave dan dian yg pernah melalui tanjakan ngehe 1 ini, sisanya hanya bisa terhenyak kaget melihat tanjakan idaman penggowes ini

Saya masih mengikuti dibelakang mereka… Shock depan saya turunkan dari 110 mm menjadi 85 mm… Efeknya benar2 terasa.. Tanjakan imut masih bisa dilalui mereka, tak lama Afong dan Ahen berhenti, rupanya rantai sepeda Afong lepas

Sementara dave, hasim dan dian ada di posisi depan… Saya perhatikan mereka sudah pakai gear tembok alias paling ringan… Ini kesalahan fatal di tanjakan ngehe

Perlahan tapi pasti Velvet mendekati mereka dan terus melaju di tanjakan ngehe, geometry frame dengan sistem FSR mampu meredam bobing… Rear shock tanpa lock, setelan rebound dan preload adjuster tidak saya rubah sejak awal

Frame ini memang tanggung di turunan dan kali ini terbukti di tanjakan ngehe ayunan frame belakang bisa dianulir.. Sama sekali tidak terasa, FSR memang mampu mengefisienkan ayunan

Gowes terus sampai tengah ngehe… Yg lain sudah mulai tertinggal di belakang… Kali ini tanjakan ngehe bisa saya lalui… Full gowes, hanya 1 kali berhenti 3 menit, tak lama dave sampai di tempat saya berhenti, diam sejenak sambil menunggu hasim…
Lumayan juga hasim dia bisa gowes sampai 1/2 ngehe, setelah hasim terlihat saya dan dave lanjut genjot ke ujung atas…

Melewati sedikit trek batu dan sampailah saya dan dave di saung 1, tak lama fendi menyusul dengan ojeg, saya bilang… “Bawa ke Saung 2 di atas”

Dave ambil sepeda dan lanjut ke saung 2 nyusul fendi, kira2 30 menit kemudian rombongan belakang merapat ke saung 1, kami lanjut gowes ke ngehe 2… Kali ini tanjakan tanah, batu, rumput bercampur, beberapa area masih bisa digowes sampai saung 2

Jam 14.30 WIB
Kami sampai juga di saung ngehe 2
Senderkan sepeda, buka helm, buka ransel dannnnn… Santap nasi bungkus… Nikmat juga makan setelah lelah gowes.

JAm 15.15 WIB
Ngehe 3 menanti…. Mari mendorong
Lagu masa kecil … “Naik2 ke puncak gunung” yang dulu sering dinyanyikan dengan riang gembira kali ini kembali terngiang… Ahhhhh gile aje tanjakan begini mah boro2 liat pohon cemara dikiri kanan…. Bisa dorong aja udah lumayan…
Sepeda semahal apapun rasanya sama saja… Pengen rasanya panggil helikopter…

Jam 16.00 WIB
Sampai di ngehe 3
Ada bangunan tua dan kosong di sana.. Pohon dan ilalang sudah hampir menutupi bangunan itu, para penggowes biasa bilang ini rumah nyamuk, lanjut dorong karena tanjakan masih kurang bersahabat, bebatuan besar menyulitkan kami untuk tetap berada di atas sepeda.

Untung tanjakan ini pendek saja, di atas dave sudah pesan, turunkan seat post !! Kami lanjut menyusuri jalan masuk hutan, semakin lama semakin rimbun dan gelap.

tujuan kami adalah bukit piramid, lima bukit lagi harus dilalui… Mulailah kami gowes diturunan dalam hutan… Asik banget banyak tempat untuk loncat2… Hahaha enak euy cuma turunan doang…

Ups!!! Lho koq dave berhenti?!? Dia bilang “kita bareng ya jangan jauh2” wahhh ada apa nih?? Pertanyaan memenuhi benak kami semua..

Ooooo ini dia sebabnya… Di depan kami ada rumah besar dan kosong, sebagian rumah sudah runtuh tertimpa pohon besar… Suasana mistis menyelimuti kami… Hari semakin sore dan kami ada di tengah hutan yang rimbun dan gelap

Agak merinding bulu kuduk ini.. Rasanya aneh di tempat ini… Sepertinya rumah ini dibiarkan dan ditinggal begitu saja oleh pemiliknya.

Sempat terlintas di pikiran… Bagaimana nasib penguhuninya saat tertimpa pohon?? Di sekitar rumah itu hanya ada pepohonan rimbun dan alang2 tinggi, jalanan kecil hanya bisa dilalui sepeda saja… Hmmmmm jangan sampai banyak pertanyaan, bisa menimbulkan khayalan aneh nih…

Gowesss… Yukkk maju…. Beberapa rekan nampak bengong di depan rumah itu.. Makin merinding bulu kuduk saja, tambah lagi dave bilang.. Biasanya di tempat ini suka terjadi sesuatu… Ga ada yang nanya apa maksudnya sesuatu…

Gasssss tanpa banyak tanya kami bergegas gowes menuju turunan… Kira2 200 meter dave berhenti… Aneh!!! Bener2 anehhh!!! Seat post nya putus… Wahhh ga lucu nih jam 16.45 masih ditengah hutan dan ada masalah… Kami putuskan terus gowes saja sampai ada tempat terang dan keluar hutan dulu.

15 menit turun kami ketemu tempat terang, ternyata baut seat post patah, kami siasati dengan mengikat ban dalam, sadle kami ikat ke frame.

Turun terus sampai juga di bukit piramid… Bagus bener nih masih 5 bukit di depan mata untungnya turunan dan kami hanya perlu duduk manis di atas sepeda dan membiarkan sepeda meluncur…

Terus meluncur di turunan makadam… Tanpa masalah dan akhirnya ketemu jalan raya… Fiuhhhh amannn euy… Waktu menunjukan pukul 17.50

Fendi dan kawan2 gowes sampai cimuncang dan sewa angkot untuk kembali ke kota bunga cipanas. Sementara saya berempat gowes ke masjid ciawi tempat parkir mobil, seat post dave sudah bisa normal, cari baut di bengkel yg masih buka.

Jam 18.15 WIB
Sampai juga di gadog
Cuci sepeda, ganti baju, loading sepeda dan siap2 pulang… Lumayan juga gowes hari ini, TW 1-3, ngehe 1-3 kami lalui… dan performa KHS Velvet benar2 memuaskan saya di tanjakan maupun turunan.

Jam 18.45 WIB
Kami segera meluncur menyusuri tol jagorawi, bergegas pulang karena harus istirahat, besok pagi ada jadwal gowes di Longhorn Bike Park Cidokom

Track GPS bisa dilihat di trip saya di www.everytrail.com (id : ekoprobo)
Foto2 bisa dilihat di www.biketonature.wordpress.com

Sampai jumpa di review trek cidokom, minggu 2 januari 2011

Salam Velvet
Eko Probo

One thought on “Keringat Pertama dan Gowesan Pertama 1 Januari 2011”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s