Dosen Jaman Sekarang


(Saat berjalan meninggalkan kelas dan menuju lobby kampus saya dengar sepintas celotehan siswa di anak tangga kampus, hal ini menggoda saya untuk menulis sedikit tentang dosen karena mereka berkata “beda banget ya dosen jadul dengan dosen sekarang”)

  1. Berjalan di sela-sela tembok kampus seolah berada di Jalur Gaza, rentetan tembakan dan dentuman bom selalu terdengar di telinga dosen, tatapan sinis,  dan celotehan-celotehan serta bisikan disertai tawa seakan menghujat hati.
  2. Berjalan di sela-sela tembok kampus seolah berada di atas catwalk, semua mata memandang senang dan penuh tawa, tangan-tangan kecil siswa menghampiri tangan kita untuk cium tangan dan tawa renyah dari mahasiswa seakan membuat kita kembali ke masa kuliah dulu
  3. Berjalan di tembok kampus seolah berjalan di tengah bangunan kosong dan tidak ada seorangpun diantara anda, tatapan lurus kedepan, langkah tegap dan pasti serta buku di tangan menambah kesan angker dan berwibawa sebagai seorang dosen

Anda pengajar dan pendidik? yang mana yang pernah anda alami atau anda ingin alami dari kejadian di atas tersebut?

White board dan bangku kosong seakan menjadi juri tanpa suara bagi dosen, seonggok harapan mungkin ada di benak dosen, harapan menjadi dosen yang ditakuti, harapan menjadi dosen yang disegani, harapan dianggap menjadi dosen malaikat, dosen killer, dosen murah nilai dan anggapan-anggapan lainnya, harapan terhadap dirinya inilah yang akan mengganggu pola pengajaran dan penyampaian materi.

Bagi saya dosen yang baik adalah dosen yang lebih memikirkan bagaimana caranya agar siswa mengerti materi yang disampaikan bukan apa yang ada di benak siswa terhadapnya

Dosen jaman sekarang tidak seperti dosen jaman dulu… saya setuju dan memang seharusnya begitu, perkembangan jaman menuntut pengajar untuk selalu mengembangkan dirinya dan menyesuaikan dengan kondisi saat dia menyampaikan materi

Dulu dosen adalah sosok yang ditakuti, namun sekarang persepsi itu sudah mulai berubah, dosen jaman sekarang adalah dosen yang dekat dengan siswanya tanpa mengurangi rasa hormat siswa terhadap dosen tersebut.

Dosen jaman sekarang memang harus bersikap sesuai jaman sekarang, yang berarti penyampaian materi dan buku-buku referensi yang digunakanpun harus sesuai dengan jaman sekarang, tidak lagi terlalu egois bertahan dengan kondisi masa lalu.

Dosen jaman sekarang harus banyak belajar dari dosen jaman dulu, ambil semua hal positifnya dan berikan sedikit sentuhan sehingga dapat sesuai dengan kondisi terkini

Dosen dan mahasiswa jaman dulu bisa saja berkata : “Dosen jaman sekarang tidak seperti dosen jaman kami dulu…… bla bla bla…

Mahasiswa jaman sekarang juga bisa berkata : “Dosen jaman dulu tidak seperti dosen jaman sekarang…… bla bla bla…

apakah itu bla bla bla? hehehe anda bisa tafsirkan sendiri, apapun itu dan apapun persepsi anda, dosen jaman dulu dan dosen jaman sekarang pasti mempunyai keinginan tulus dan murni untuk berbagi pengetahuan

Semoga lagu hymne guru dibawah ini dapat benar-benar menjadikan seluruh pengajar dan pendidik menjadi pahlawan tanpa tanda jasa

 

Terpujilah wahai engkau ibu bapak guru
Namamu akan selalu hidup dalam sanubariku
Semua baktimu akan kuukir di dalam hatiku
Sebagai prasasti terima kasihku
Tuk pengabdianmu

Engkau sabagai pelita dalam kegelapan
Engkau laksana embun penyejuk dalam kehausan
Engkau patriot pahlawan bangsa
Tanpa tanda jasa

 

selamat mengajar dan terima kasih untuk semua guruku

2 thoughts on “Dosen Jaman Sekarang”

  1. Setuju sekali dengan bapak… Saya senang baca tulisan2 yang bapak buat.. Menjadi suatu inspirasi tersendiri bagi saya… Terima kasih pak..

  2. saya juga setuju pak! sekarang emang bukan jamannya dosen sbg seseorang yang nyuapin mahasiswanya..
    tapi dosen sbg pembimbing dan teman bagi mahasiswa..

    terimakasih pak.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s