Racun Sepeda Di Sekitar Kita


Bersepeda, mengarahkan sepeda sesuka kita serta semilir angin yang menerpa wajah seakan tak pernah hilang dari ingatan kita, hampir semua orang pernah merasakan sensasi itu di masa kecilnya

Bersepeda seakan tak pernah lekang dimakan waktu, toko-toko sepeda yang pernah saya sambangi semasa kecil dulu masih ada sampai hari ini, sepeda suatu hal yang menjadi impian setiap anak dari masa ke masa.

Racun ini dimulai sejak saya kecil dulu, awalnya salah satu teman saya beli sepeda balap, sementara saya masih menggunakan sepeda mini. Setiap hari saya selalu melihat dia hilir mudik dengan sepeda kebanggaanya… goyah juga iman bersepeda saya

Tampang memelas dan penuh harap menjadi andalan saat makan malam bersama orang tua… berkali-kali melakukan ekspresi itu membuahkan hasil juga… hehehe

Sepeda balap sudah ada dirumah… racun berikutnya sedikit berbau adrenalin.. “koq sepeda lu cuma buat dikompleks aja?” ikut dong ama kita-kita..

jiahhhh emang gue takut?! kembali bermain sinetron memelas demi helm dan baju sepeda balap, racun racun berikutnya berupa sepatu sepeda balap, toe clip, pedal, handlebar dan masih banyak lagi

Sepeda balap berganti masa menjadi MTB merk Federal, MTB ini setia mendampingi saya kuliah di Bandung.

kisah itu sudah terjadi beberapa puluh tahun yang lalu dan ternyata kembali terulang di tahun 2004

Awalnya tidak pernah terpikir akan kena racun sepeda, namun apa daya baru sebentar menjejakan kaki di kawasan BSD saya sudah dicekoki pernyataan bahwa di daerah ini ada track MTB

Kenangan masa kecil seakan bangkit kembali mendengar ada track MTB, berusaha mencari info kesana kemari dan sampailah saya di salah satu toko sepeda… Polygon Mecha menjadi pilihan saya

Saya pikir sepeda ini sudah cukup handal untuk mengarungi track Jalur Pipa Gas.. Celingak celinguk di track ini, cuek abis karena sudah menunggang sepeda MTB

Salah gaul rupanya… belum genap sebulan, sepeda ini saya jual keteman saya karena saya mendapat keyakinan baru bahwa sepeda ini kurang cocok untuk ukuran badan saya, Scott Pro Racing tunggangan berikutnya… hehehe siapa sih yang ngeracunin?

Bisikan kanan kiri kian gencar, frame pun berganti rupa menjadi Scott Expert Racing berwarna biru, berikutnya shock breaker depan selalu menjadi bahan tertawaan karena terlihat cupu… hadoohhhh ga ada abisnya yak..

RockShox Pilot… kata orang shock ini sudah cukup baik namun kurang cocok dengan frame saya…hhhhffftttttt…. ganti frame maning…. Specialized S-Works jadi pilihan saya karena kena racun

Berikutnya seakan tak pernah habis.. Amoeba Hussar, Norco Fluid 2, Giant ATX-7, DaBomb Target, Collosus AM2 dan sekarang KHS Velvet.

Pengalaman adalah guru yang terbaik… baik untuk meracuni teman… hahahaha

Bersepeda dapat dilakukan sendiri atau beramai ramai, pilihan kedua inilah yang mendasari racun-racun sepeda masih gentayangan disekitar kita

Awalnya dikasih pinjam sepeda dan otaknya dicuci bersih sampai kinclong, diberi sugesti bahwa bersepeda itu asik, celakanya hal itu memang pernah terjadi dimasa kecil dulu dan pasti mejadi kenangan indah… bersepeda dimasa kecil adalah awal kita melakukan pembuktian terhadap lingkungan bahwa kita sudah bisa roda dua dengan kata lain sudah mulai hebat..

Gempuran kanan kiri seakan tak pernah berhenti dan menjadi mimpi setiap malam, rupiah demi rupiah segera terkumpul dan ajaibnya dana sepeda seakan turun dari langit… ada saja rejekinya.

Dari hasil pengamatan saya jarak waktu antara racun mulai masuk kuping dan pikiran sampai realisasi pembelian sepeda tidak pernah makan waktu lama, bahkan saya pernah temui teman saya baru sebulan beli motor kemudian dia kena racun sepeda… berpikir 1 jam dan saya janjian menemani dia beli sepeda… huahahaha

Racun ini seakan meresap di korban dan selanjutnya seperti multi level marketing.. racun ini meluas dan merasuk ke dalam pikiran.

Awalnya hanya bilang, sepeda apa saja yang penting bisa gowes, setelah gowes dan ada ganjalan biang racun pasti akan bilang : “coba deh ganti groupset, coba deh ganti fork” dan coba deh coba deh yang lainnya

Pernah saya bawa teman ke salah satu toko sepeda, budget awal hanya 300 ribu saja untuk beli ban dan sadel… namun ternyata dia pulang bawa frame dan budgetnya membengkak jadi 3 juta… hihihihi

Ada lagi racun jenis lain… racun “tanggung nambah dikit…”

Kali ini korbannya adalah anak muda yang sudah kena sugesti untuk bersepeda, budget awal adalah sekian juta dan dia minta saran… herannnn.. begitu ada postingan dengan subject : mau beli sepeda, tanya sepeda atau sesuatu yang menandakan ada yang mau rakit atau beli sepeda… seakan menjadi magnet… mendadak banyak ahli sepeda dan mereka sudah seperti pemilik toko… hafal harga-harga…hahahaha kadang geli juga melihat jawaban-jawaban mereka

Selalu ada kata… tanggung kalau budget segitu mah, nambah dikit aja lagi biar dapet bagus…. kasak kusuk ATM mulai dilakukan sang korban… tak lama keluar pernyataan.. ok deh kalau nambah 1 juta aja mah ada

Raungan mesin mobil seakan tak sabar untuk segera sampai di toko sepeda, begitu sampai disana sang korban terhenyak kagum melihat barisan sepeda yang bagus dan beragam

lagi-lagi racun bekerja… rakit aja dulu, sisanya bisa dicicil beli pelan-pelan… seakan terbius oleh kata-kata manis maka si korban memutuskan untuk menghabiskan dana awal hanya untuk frame, itupun masih ditambah autodebet di toko itu.. hiiii semakin parah

Selanjutnya kejadian itu berulang untuk pembelian group set, fork, ban, wheel set dan lain sebagainya

Racun kian meluas dan efektif…. sang korban merasakan kenikmatan bersepeda dan badan semakin fit… bukti inilah yang menjadikanna percaya diri

Hari berganti, track berbeda banyak dilalui menjadikan sang korban naik pangkat menjadi Biang Racun

Berikutnya sang biang racun selalu berhasil mendapatkan korban baru dan modus penetrasi racun pun semakin berkembang

Memang mungkin sudah bawaan lahir kebanyakan lelaki senang nongkrong di bengkel, merakit sepeda menjadi keasikan tersendiri bagi goweser, pemilihan komponen yang cocok dan pas di badan, mengukur geometry sepeda adalah hal yang menyenangkan

Setelah sepeda jadi anda akan kena racun permanen. Spesifikasi sepeda anda biasanya akan selalu berubah.. XC menjadi Trail.. Trail menjadi All Mountain dan seterusnya, begitu juga dengan komponen… Alivio menjadi Deore… Deore menjadi Deore SLX… XT…hadoohhh masih ada lagi XTR

Apabila anda sudah mulai senang bersepeda, waspadalah terhadap racun-racun ini.. namun berterima kasih lah anda pada mereka karena sebenarnya mereka adalah racun yang menyehatkan tubuh anda, racun ini mengasyikan dan saat anda sudah kena racun ini bersiaplah untuk meracuni teman anda.

Mari bersepeda, mari kita hijaukan bumi kita demi anak cucu kita kelak, jangan pernah rusak alam karena “ALAM ADALAH KAWAN BUKAN LAWAN”

Selamat Bersepeda, terima kasih anda telah membantu melestarikan alam

10 thoughts on “Racun Sepeda Di Sekitar Kita”

  1. Salam gowes Om,
    Thanks artikelnya.
    Bulan lalu sempat down karena sepeda hilang.
    Sekarang gowes lagi dgn sepeda generasi ke 4
    Anak juga mulai “keracunan” nih
    Selalu hati2 di jalan, di lintasan, dan
    di parkiran.

    1. nasib kita sama mas widhi aku juga kehilangan sepeda dan mulai down utk gowes,tp itu ga lama ada seorang teman menjual sepeda yg baru di belinya blm satu bln,dan mulai lg deh gowesnya.hee asyik.

  2. ikut prihatin atas kehilangan sepedanya om widhi, ternyata racun sepeda bisa sampai 4 generasi ya? hihihi racun yang dahsyat… selamat gowes om… kapan kita mau gowes bareng?

  3. Mantabs Om, semoga menjadi inspirasi bagi para racuners2 yg lain, kalo inget awal rakit sepeda jadi geli sendiri, dirumah ud siapin budget sekian smp toko sepeda membengkak lebih banyak. Sukses keracunan kronis.

Komentar ditutup.