Memompa Adrenaline di Track Downhill Walini


Kawasan puncak yang dingin seakan tak pernah sepi dari para penghobi sepeda gunung, beberapa jalur dengan karakter cross country maupun all mountain sudah tersedia disana. Selasa pagi tanggal 4 September 2012, saya bersama 2 orang teman dan adik saya iseng-iseng bersepeda di kawasan puncak, jalur yang kami cari adalah jalur yang didominasi turunan karena hari itu waktu besepeda saya terbatas.

Jam 8 pagi kami semua sudah berkumpul di Warung Mang Ade untuk sarapan, kali ini kami ditemani salah seorang marshall Puncak Explorer … kang Uus … Sambil sarapan kami merencanakan rute yang akan kami lewati.. yang penting gowesable dan full turunan tentunya … hehehe

Usai sarapan kami melakukan pemanasan melalui jalur NuRA, kali ini hanya sampai Gunung Mas saja, tujuan utama kami adalah Track DownHill Walini. Sampai di Gunung Mas kami istirahat sejenak sambil menunggu angkot yang sudah kami sewa untuk mengangkut sepeda ke titik start Walini
Track Walini kalau dari Tol Jagorawi ke arah Cianjur terletak di sisi kiri jalan atau di sisi sebrang Warung Mang Ade, sopir-sopir angkot wilayah ini sudah paham dari mana mereka harus masuk track in. Dua angkot melaju ke arah titik start, dari jalan raya puncak track Downhill Walini sudah terlihat di kejauhan, kali ini track sepi karena hari kerja.

Tidak lama kami masuk jalanan batu menurun, di sisi kiri tidak jauh dari pintu masuk ada warung yang menjual makanan dan minuman ringan, lumayan untuk tempat istirahat.

Biaya yang harus kami keluarkan hanya Rp. 10.000,- dengan tarif ini kami dapat bermain downhill sesuka hati. Di  Pintu masuk kami baca beberapa aturan yang diharapkan diikuti oleh penggowes yang akan bermain disini. Salah satunya adalah menggunakan helm Full Face serta protektor.

Ini kali pertama saya mencoba track  ini, tentunya saya harus mempelajari dulu karakter track serta tempat-tempat yang dikategorikan berbahaya. Titik start berupa panggung ini biasanya menggoda iman para penggowes untuk mengabadikannya, pemandangan indah di sisi kiri dan bawah membuat kami berhenti sejenak untuk foto-foto … hehehe

Cuaca cerah, track kering dan berdebu… banyak yang menghindari kondisi seperti ini karena debunya, namun bagi saya justru debu inilah yang akan menjadi kelebihan gowes hari ini … debu di belakan ban sepeda akan memberi efek kenceng … yaaa sedikit manipulasi kamera lah … hihihi ….

Turun dari panggung start merupakan sensasi tersendiri .. tidak perlu banyak mengayuh sepeda sudah meluncur namun di depan mata terlihat gundukan yang ingin saya lewati … mau tak mau lah saya tambah kecepatan sepeda dannnnn ….hopppp !!!!! sepeda loncat …. hehehe asyik euy!!!!

selang beberapa meter kemudian ada lagi … ada lagi dan ternyata banyak tempat untuk loncat-loncat.. namun kali ini saya harus menurunkan emosi … handle brake saya tekan perlahan untuk mengurangi laju sepeda … ingat … ini kali pertama tidak boleh emosi dan hanyut terbawa hormon adrenaline yang semakin tinggi.

Irfan ada di belakang saya dia juga ikut melambatkan laju sepedanya diikuti oleh adik saya Ghana dan temannya …. Eko Wahyu ..

Perlahan kami menyusuri track ini sampai ada satu titik dengan tulisan “TRAP” … wah penasaran pengen liat seperti apa sih? ohhhh ternyata turunan curam dan tanahnya membentuk tangga… nahhhhh ini dia pasti asyik turun disini

Tanpa pikir panjang saya segera mengayuh sepeda menuruni Trap ini … lumayan licin dan roda belakang sepeda geser kanan kiri, meliuk mengikuti jalur…. di ujung bawah trap ada belokan tajam ke kiri, hari-hati di jalur ini kalau kurang lihai mengendalikan sepeda maka kita akan loncat bablas dan terbang ke kebun teh

Setelah trap kami hanya mengikuti jalanan saja dan tentunya tidak lupa loncat-loncat tipis alias jumping di beberapa titik.

Menjelang titik akhir kami disuguhi gundukan yang lumayan tinggi , gundukan ini di garis finish dan receivernya cukup luas dan panjang

Nahhh tempat ini bagus untuk foto-foto sehingga kali ini saya mencoba loncat dann berhasilllll

Titik finish ini juga spot bagus untuk foto-foto lho. Tidak jauh dari titik finish ini angkot sudah menunggu untuk loading kembali ke titik start, juga ada warung yang menjual minuman dingin disini

Start kedua … kali ini percaya diri semakin meningkat, karakter track sudah terbaca sehingga kali ini kami langsung meluncur dan loncat-loncat di beberapa titik … adrenaline semakin meningkat loncatan semakin  tinggi …

Track ini saya pikir bagus untuk berlatih, bagi pemula yang ingin mencoba downhill sebaiknya berlatih disini, bagi pemain downhill yang sudah terlatih pun tidak ada salahnya berlatih di track ini, dan jangan lupa mengenakan safety gear demi keselamatan anda …

Selamat bermain turunan selamat menaikan hormon adrenalin anda
Ordinat Track dalam bentuk file *.gpx untuk GPS anda bisa di download di: http://www.everytrail.com/view_trip.php?trip_id=1761079

Salam Gowes

Twitter: @ekoprobo

Instagram: @ekoprobo

4 thoughts on “Memompa Adrenaline di Track Downhill Walini”

  1. Bravo om Eko.. field reportnya seru, sayang saya agak terbentur sama tulisan peraturan di pintu masuk dimana kudu pake helm fullface sama protector, maklum kiblat awal ngegowesnya aliran XC.

    1. XC kan emang dasarnya ndro, dari XC bisa melipir kemana mana, nah masalah helm kan untuk kepala sendiri, sejago jagonya orang main DH ga ada jaminan ga akan jatuh dan celaka. seperti kata pepatah ” If You Think Safety is Expensive, Try an Accident” jadi kalau untuk keselamatan mah ga usah sayang duit, kalau udah celaka bisa-2 ngga bisa cari duit lagi, ga bisa maen sepeda lagi. yuk ah sekali kali iseng maen DH ndro biar ada variasi

  2. track walini emang keren abis banyak drop drop pan,, di coba jga om trck baru track OG nura… panjang 4,3 kilo, lebih menantang andernalin…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s