LightRoom4XO-3135

Blusukan Babat Alas Demi TW Advance


3 Februari 2013, hari Minggu pagi cuaca cerah ceria pertanda dunia pergowesan bakalan lancar. Sejak beberapa hari lalu saya memang sudah janjian dengan mbahureksonya jalur MTB di kawasan Puncak, yaitu Mahendra.

Team explore dari JPG kali ini beranggotakan saya, Dave Kho, Rhiesdome, Rudi Guguk dan Mario. Memang saya sengaja tidak banyak gembar-gembor ke teman-teman karena rencananya kali ini saya mau blusukan dan mapping jalur yang akan segera dibuka, menurut wejangan mbah Mahendra jalur ini dinamakan TW Advance, kenapa pake embel-embel Advance? Nahhh itu dia yang buat saya penasaran ingin segera merambah jalur Advance ini.

LightRoom4XO-3135

Singkat kata saya sudah merapat di Warung Mang Ade pukul 08.00 WIB, seperti biasa hidangan pengisi perut sebelum gowes lancar masuk kerongkongan diiringi teh manis supaya ngga keselek. Pagi ini ramai goweser di Warung Mang Ade. Untuk kepentingan dan kesenangan bersama, maka sangat dianjurkan membeli tiket resmi di Posko Mang Ade, hasil penjualan tiket ini digunakan untuk perawatan track yang selama ini sering kita gunakan bersama.

Sebelum berangkat, om Mahendra memberi sedikit briefing pada kami sebagai berikut:

Puncak adalah tujuan wisata sepeda terdekat dari Jakarta yang bernuansa pegunungan dan tea plantationnya serta hutan. Sumber air Sungai Ciliwung alias hulu cai ada di Telawaga Warna dan induknya Gunung Gede pangrango.

Hutan Puncak di bawah naungan PERUM PERHUTANI mempunyai obyek obyek wisata yang belum terbuka. salah satunya adalah Curug Kemabar. Untuk masuk kawasan hutan puncak canopy (HPC) haruslah melewati perkebunan teh Ciliwung, sajian hamparan teh serta perkampungan karyawan perkebunan teh menjadi hiburan dengan nuansa berbeda di kepenatan kerja serta kemacetan di hari kerja.

selama ini di kenal sebagai jalur Telaga Warna alias TW yang melintas di areal perkebunan teh Ciliwung, seperti TW klasik ada yg pendek dan panjang, Tw1, Tw2, Tw3, Tw4, Tw5, NuTw3… .dan sekarang adalah TW ADVANCE, yang lebih meng explor pemandangan kebun teh serta keindahan hutan di atas Curug Kembar.”

LightRoom4XO-3041

Picture1 Picture3 Picture4 Picture5 Picture8

Pesan yang akan disampaikan dalam explorasi kali ini adalah:

– tujuan wisata sepeda gunung keluarga

– puncak adalah kawasan wisata sepeda gunung

– hutan puncak canopy penyangga air jakarta

– curug kembar yang belum di eksploitasi

– jalur sop sop an ala JPG di kebun teh

 

LightRoom4XO-3034

LightRoom4XO-3029

LightRoom4XO-3027

Pagi ini team JPG ditemani beberapa goweser juga dari komunitas lain, Semeru Bogor. Pagi ini ada 17 orang mulai gowes dari Warung Mang Ade tepat pukul 09.00 waktu jam tangan saya. Awalnya kami turun menyusuri jalan raya puncak sampai kedai buah di sebelah kanan, ada jalan kecil dari semen dan sedikit nanjak, ini awal masuk track TW yang biasa dilalui goweser.

Perjalan kami awali dengan berdoa sebelumnya, doa kali ini dipimpin om Mahendra selaku kuncen kawasan ini.

Tanjakan konblok mengawali kayuhan kami… nanjak tipis dan masih gowesable.. perlahan tapi pasti kami terus melaju… maksudnya pasti dituntun kalau sudah tidak kuat gowes …. hehehe, pemandangan sudah lumayan hijau, udara cerah di hari ini membuat cerah juga hati kami … halahhhhh

LightRoom4XO-3036

LightRoom4XO-3038

Jalanan awal berupa tanjakan tipis ini beralasakan batu-batuan campur tanah yang biasa disebut makadam, awal mulanya dari nama Mc Adam… siapa dia? Mana saya tau .. mending kita terus nanjak deh.. menyusuri jalan ke arah komples TW (TW 1 – TW 5) di titik persimpangan ada jalan ke kanan, tentunya masih nanjak lah…

O iya saya perkenalkan apa saja tunggangan team JPG, saya masih setia dengan si hejo, KHS Velvet, kemudian om Dave dengan Santa Cruz Chameleon (hardtail), Rhisdome dengan SantaCruz Nomad, Rudi Guguk menunggangi SantaCruz Butcher merah dan Mario menggunakan Transition AM, ini sepeda baru saya liat, speknya lupa tapi sepeda HardTail untuk All Mountain … Mario tolong dong speknya apa aja….

Nahhh berita baiknya tanjakan ini masih tanjakable alias masih bisa digowes (bagi yang kuat), terus aja gowes … konsentrasi karena sebentar lagi akan ada pemandangan yang lumayan memanjakan mata … beruntunglah kita masih diberi mata untuk menikmati pemandangan indah ini … makanya jangan lupa gunakan kacamata saat bersepeda supaya tidak kelilipan lontaran batu kerikil tajam atau kena selepet ranting pohon berduri .. masih pengen menikmati alam kan?

LightRoom4XO-3045 LightRoom4XO-3047 LightRoom4XO-3048 LightRoom4XO-3052 LightRoom4XO-3054

Sampailah sudah kita ke perempatan pertama, kalau lurus atau ke kiri bisa masuk jalur TW, nah kita ini akan masuk TW Advance, oleh karenanya mau tak mau harus belok kanan dan tanjakan indah yang menawan betis masih terlihat sexy dan unyu-unyu untuk digowes

Tanjakan ini laksana fatamorgana… dari jauh imut-imut karena pemandangannya bagus namun amit-amit kalau dipake nanjak… Cuma saya heran aja ama paha dan betis ini, koq keliatannya hari ini agak bersahabat, mereka dengan ihlas menggowes tanpa henti di tanjakan ini, saya beruntung punya teman yang narsis, walaupun mereka “batangan” juga tapi kalau sudah di alam bebas ini urat malu mereka putus dan selalu mengiba-iba ingin difoto sebagai bukti ke keluarganya kalau mereka beneran gowes … hehehe … Kenarsisan mereka selalu jadi alasan saya untuk berhenti menggowes demi kepentingan dunia photografi.

“Cekrek cekrek..” foto mereka saya abadikan … heran… kenapa ternyata sepedanya lebih sepedagenic kalau difoto, ridernya mah ngga deh ….. Sedikit melupakan tanjakan karena pemandangan mulai sedap dipandang mata, hamparan pohon teh terlihat hijau di bawah kami.. kira-kira seperti karpet Turki gitu lah …

LightRoom4XO-3058 LightRoom4XO-3060 LightRoom4XO-3061 LightRoom4XO-3065 LightRoom4XO-3067 LightRoom4XO-3069 LightRoom4XO-3071

Tanjakan ini hanya terlihat nanjak doang, setelah digowes ternyata tidak terlalu curam koq.. bahkan jalur ini disarankan untuk semua umat baik goweser pemula atau goweser tingkat lanjut (lanjut usia) karena segarnya udara dan indahnya pemandangan membuat lupa kalau kita sedang nanjak … beneran deh ini … dijamin ngga curam deh …

LightRoom4XO-3051

Sekitar 4,5 km (dihitung dari Warung Mang Ade) sampailah kami di tempat istirahat pertama, berdasarkan wangsit yang didapat tempat ini dinamakan Simpang Maheni… kenapa namanya Maheni? Husss jangan banyak tanya ntar kualat ama yang kasih wangsit …

LightRoom4XO-3082 LightRoom4XO-3088 LightRoom4XO-3090 LightRoom4XO-3093

Ngomong wangsit jadi inget pangsit … mari lah kita bergegas mencari warung pangsit tempat coffee morning di tengah kebun teh … gowes maning sedikit … mulai Km 2 ini jalanan sangat bersahabat dan mengerti keinginan sebagian kecil goweser … penuh dengan turunan makadam campur tanah sehingga kecepatan bisa ditingkatkan cukup dengan modal nekat sedikit karena cenderung licin akibat sisa embun semalam

Jangan lupa… tidak jauh dari Simpang Maheni (300m) ada Bedeng Kaleng, atapnya dari kaleng maka dinamakan Bedeng Kaleng, kalau dari plastik ya namanya Bedeng Plastik. Bedeng kaleng ini lah pertanda bahwa SDN Cikoneng tinggal sepenggowesan lagi alias 1 Km dari bedeng.

LightRoom4XO-0945 LightRoom4XO-0954

Lagi-lagi pudunan alias turunan di hadapan kami, perjalanan menuju SDN Cikoneng terasa sangat singkat karena hanya modal duduk saja bisa sampai di bawah… sepeda mulai melaju dengan kencang akibat gravitasi bumi … Di bawah sekumpulan anak kecil menyambut kami dengan tari-tarian daerah khas Cikoneng, tarian sederhana namun bagi saya itu tarian penyambutan .. mereka loncat-loncat senang dan menganggap kami ini adalah sembalap karena sepedanya kenceng .. bukan kenceng dik … ini hanya cara kami ngirit brake pad … hihihi…

Tawa ceria anak-anak kecil inilah yang membuat saya senang bersepeda di pedalaman… bertemu muka dan tingkah polos mereka merupakan kebahagiaan tersendiri… Bahagia rasanya melihat mereka senang dengan kedatangan kami …

382871773837826348_34812085

Usai meletakkan sepeda kami bergegas ke warung untuk coffee morning dan mencari pangsit … catat!!! pangsit bukan wangsit… ternyata adanya kerupuk kampung … ya sudahlah.. seperti kata pepatah … tak ada pangsit krupuk kampung pun jadi… tentunya ditemani segelas kopi susu panas, usahakan di tempat ini kita banyak jajan agar perekomian masyarakat di wilayah ini dapat ikut menikmati rejeki para goweser …

Usai meeting ala MTB’ers rombongan dibagi dua, team JPG bergerak ke atas (sengaja disamarkan supaya tidak ada kata tanjakan), sementara rombongan satunya bergerak ke bawah menuju jalur TW.

LightRoom4XO-3097 LightRoom4XO-3101 LightRoom4XO-3102

Tanjakan tipis ini hanya sedikit.. tidak sampai 1km di ujung atas tanjakan kami lihat pemandangan indah.. benar-benar memanjakan mata.. hamparan tanaman hijau dan kota di bawah membuat saya harus berhenti sejenak untuk mengabadikan jalanan ini… jalanan yang kami lalui berupa tanah dan bukan single track, kadang bercampur makadam ringan.

Mahendra bilang … ayo senang-senang dulu, foto-foto yang banyak … hmmmmm saya koq jadi curiga nih… ada angin apa koq mendadak kami disuruh senang-senang…. jeprat jepret saya mulai mengabadikan semua yang bisa diabadikan…

Tempat ini dinamakan Valley View, lembah dibawah menyajikan hamparan hijau dan biru, paduan warna yang indah…. dipikir-pikir ini kan lembah… artinya kita turun trus naik lagi dong … hmmmm pantesan tadi dibuat seneng dulu …

LightRoom4XO-3107 LightRoom4XO-3110 LightRoom4XO-3114 LightRoom4XO-3116 LightRoom4XO-3118 LightRoom4XO-3119

Ujung atas lembah berada di ketinggian 1445m dpl dan kami turun ke titik paling bawah di ketinggian 1315m dpl, nahhh!! Kebayang kan asyiknya meluncur di sini, track kali ini masih bebatuan tajam bercampur tanah, lupakan dulu tanjakan di depan, sekarang waktunya senang-senang .. gasssssss !!!!! dan 6 MTB meluncur dengan kencang di turunan ini, loncat kanan kiri seperti domba kebakaran jenggot … domba punya jenggot kan ya?

LightRoom4XO-3121 LightRoom4XO-3127 LightRoom4XO-3128 LightRoom4XO-3130 LightRoom4XO-3135 LightRoom4XO-3138 LightRoom4XO-3139 LightRoom4XO-3141

Masalah berikutnya…. ini yang cilaka bener … dari bawah lembah kami harus naik ke ujung atas lembah satunya yang ada di ketinggian 1400m dpl … apa boleh buat.. ada ubi ada talas, ada budi ada balas… yang artinya ada turunan pasti ada tanjakan …

Tanjakan di depan mata, jalur tanah di antara pepohonan teh, om Mahendra bilang kalau di depan ada warung nasi Nenden, dulu namanya warung nasi Sinta… nah!!! kenapa sekarang namanya warung Nenden? hehehe makanya gowes lah ke jalur ini supaya paham sejarahnya….. Tanjakan ini agak sedikit sadis, karena beberapa spot tidak bisa digowes, mau tak mau harus digotong sedikit, itung-itung gantian lah ama sepeda tercinta…

LightRoom4XO-1037 LightRoom4XO-1057 LightRoom4XO-1058 LightRoom4XO-3143 LightRoom4XO-3145 LightRoom4XO-3152 LightRoom4XO-3154 LightRoom4XO-3155 LightRoom4XO-3156 LightRoom4XO-3157 LightRoom4XO-3158 LightRoom4XO-3164 LightRoom4XO-3168

LightRoom4XO-1254

Di Km 10 ada Masjid dan warung Nenden di dekatnya, ini waktunya istirahat panjang, kami ada waktu 1 jam untuk Shalat dan makan siang, perkakas mulai diturunkan dan perangkat lenong kami lepas dari badan untuk dijemur, sementara hidangan disiapkan kami melakukan kewajiban masing-masing.

Biasanya di tempat ini ada gantungan sepeda, rupanya ada juga beberapa sepeda yang melalui tempat ini. Waktu istirahat ini kami isi dengan memeriksa peralatan dan sepeda, konon katanya di balik bukit ada turunan asoy…

LightRoom4XO-1006

13.00 WIB kami mulai bergegas mengayuh, tujuan kali ini adalah Ujung Tebing di Km 11 (dihitung dari warung Mang Ade) sedikit nanjak dengan pemandangan bagus tentunya bukan hal yang berat, rute tanah dan semakin mblusuk ke dalam hutan, ini dia jalur yang sedang dalam pengerjaan untuk nantinya digunakan bersenang-senang oleh semua sahabat MTB

Jalur TW Advance ini memang merupakan gabungan antara jalur biasa dengan Advance, karakter track dirancang sedemikian rupa sehingga sebagian besar track gowesable, jalur awal dengan karakter cross country berupa tanjakan landai kemudian dilanjutkan dengan karakter All Mountain di pertengahan dan selanjutnya adalah jalur dengan karakter Light Downhill … benar-benar jalur yang lengkap dan menarik

Enggg inggg engggg … kami mulai blusukan masuk hutan (lagi) jalur masih belum selesai dikerjakan namun sudah terbayang nantinya akan seperti apa… single track dengan beberapa jurang kecil di sebelah kiri lumayan baik untuk melatih keseimbangan kita

LightRoom4XO-3170 LightRoom4XO-3171 LightRoom4XO-3172 LightRoom4XO-3174 LightRoom4XO-3176

Jalanan masih datar sekali-kali turun naik dan tempat ini rindang, jam 1 siang sinar matahari yang ngabelentrang terhalang oleh rimbunnya pepohonan, di beberapa tempat belum dapat digowes karena memang sedang tahap pembuatan dan mapping… itulah dia kenapa saya ada di track ini.

Tiga orang pekerja terlihat sedang memindahkan pohon ke pinggir agar mereka tidak terganggu oleh kawanan MTB yang melintas disini, om Mahendra terlihat memberi instruksi kepada para pekerja itu agar mereka membuat jalur yang aman dan menyenangkan

LightRoom4XO-1303 LightRoom4XO-1306 LightRoom4XO-1310

Kami mulai jalan lagi menuju titik paling atas sebelum pesta di turunan dengan karakter Light Downhill, ujung atas ini berada di titik Km ke 11, dinamakan Ujung Tebing karena memang ada jurang dalam di tebing sisi kanan.

Kabut mulai turun, cuaca semakin adem dan nyaman kami bergegas menuju titik atas untuk beristirahat (lagi).

LightRoom4XO-1316-2 LightRoom4XO-1316-3 LightRoom4XO-1317 LightRoom4XO-1317-2 LightRoom4XO-1326-3 LightRoom4XO-1351 LightRoom4XO-1355 LightRoom4XO-1400

Canda tawa dan kelakuan aneh mulai terlihat, hal biasa kalau mulai lelah, segala tingkah polah mereka merupakan salah satu cara untuk melepas lelah dan ketegangan selama tadi blusukan di dalam  hutan, tempat ini masih berupa hutan, masih kelas forrest belum jungle.

Titik Ujung Tebing ini sebaiknya digunakan untuk beristirahat karena diperlukan fisik dan konsentrasi prima untuk track selanjutnya, sepanjang 3 Km kita akan disuguhi track light downhill, single track dan tanah serta akar pohon yang bisa dimanfaatkan untuk loncat-loncat

Usai melepas lelah kami bergegas turun, tak sabar kami ingin melihat track ini, walau belum jadi dengan sempurna namun beberapa titik dapat dilalui dengan digowes.. jangan lupa kunci helm, turunkan seat post dan periksa semua perlengkapan sepeda, pastikan rem masih berfungsi dengan baik.

Pohon rindang di kanan kiri menjadikan track Light Downhill ini teduh dan nyaman… tanah dan humus menjadi alas kami untuk bersenang-senang, semua dari kami merasakan perkenalan pertama dengan track ini (sengaja disamarkan untuk pengganti kata jatuh)

Om Mahendra tertimpa sepeda, Rudi Guguk berkali kali jatuh imut, Mario nyemplung ke lubang, Rhiesdome dan Rudi Guguk tabrakan beruntun di turunan dan saya dua kali terbang dari sepeda, kali ini ketiga kalinya nyawa saya diselamatkan oleh helm… thanks ya helm..

LightRoom4XO-1357 LightRoom4XO-1357-3 LightRoom4XO-1435 LightRoom4XO-1444 LightRoom4XO-1447 LightRoom4XO-1458 LightRoom4XO-1512 LightRoom4XO-3191

Dua kali sepeda saya njungkel karena ban depan tertahan akar dan dua kali itu pula saya terbang bebas dan kepala membentur pohon saat landing, untung kepala saya dilindungi helm, lumayan juga sempat kunang-kunang, pusing dan pohon-pohon di atas terlihat putih semua… fiuhhh…

Saat jatuh dari sepeda kejadiannya berlangsung dalam hitungan detik dan kita tidak bisa mengendalikan bagian tubuh mana dulu yang akan menghantam tanah, batu atau pohon seperti yang saya alami…. helm saya bisa rusak namun masih bisa beli kalau kepala yang rusak? Amit-amit deh, ini adalah kali ketiga helm menyelamatkan saya jadi bagi yang tidak setuju kalau helm itu penting, maka anda salah besar …. saya sudah merasakan dan mengalami nyawa saya selamat karena helm

LightRoom4XO-1442 LightRoom4XO-1448

Di tengah jalan HP om Mahendra bunyi, rupanya ada panggilan bisnis dari Jakarta, kami harus bergegas pulang, untungnya track ini dekat dengan jalan keluar, kami terus melaju, belok dari rute yang sebetulnya masih ada di hadapan kami.

Turunan sepanjang 3 km ini memang belum selesai namun saya yakin kalau ini selesai maka tempat ini akan menjadi tempat favorit penggemar All Mountain dan Downhill..

LightRoom4XO-1508 LightRoom4XO-3184 LightRoom4XO-3185 LightRoom4XO-3192 LightRoom4XO-3193

Turuuuuuunnnnnnn terus sampai akhirnya ketemu kali kecil yang harus disebrangi… menuntun sepeda melalui kali kecil ini dan ternyata ini adalah akhir dari track TW Advance.  Walau belum full track namun jalur ini akan menjadi jalur baru yaitu TW Advance dan nanti selanjutnya saya akan mapping juga jalur tambahannya yaitu TW Advance extension.

Di ujung bawah ada sungai, lumayan untuk bersih-bersih badan dan sepeda, sementara itu beberapa pasang mata anak muda bengong melihat ada 6 sepeda turun dari semak belukar dengan penuh lumpur… ini yang namanya turun gunung … hehehe …

LightRoom4XO-1539-2 LightRoom4XO-1551 LightRoom4XO-3197 LightRoom4XO-3201 LightRoom4XO-3206 LightRoom4XO-3207 LightRoom4XO-3210 LightRoom4XO-3213

Dari sini kami hanya menyusuri jalur aspal menuju jalan raya puncak untuk kembali ke parkiran mobil di kawasan Gadog….

Sampai jumpa di track selanjutnya, semoga ulasan ini dapat membantu pembaca untuk mengembangkan imajinasinya mengenai track TW Advance

Peta GPS dapat anda download dengan CLICK atau ke: http://www.everytrail.com/view_trip.php?trip_id=2004628

Terima kasih kepada om Mahendra yang bersedia menemani team JPG untuk bersenang-senang di track ini, bagi goweser yang belum pernah mencoba maka saya sarankan anda jangan pernah mencoba track TW Advance kalau anda tidak suka bersenang-senang di atas MTB

LightRoom4XO-1600

o  iya setelah selesai nulis dan upload foto ternyata ada satu hal dan pertanyaan yang amat sangat menjengkelkan sekali pisan… “FOTO SAYAAA MANAAAAAAA???  hadohhhhhh kebanyakan motoin orang dan sepedah sampe-sampe lupa foto diri ….

Salam Gowes

Eko Probo D Warpani

Twitter & Instagram: @ekoprobo

32 thoughts on “Blusukan Babat Alas Demi TW Advance”

  1. this is your best posting so far Bah….mantap!! ringan, informatif, menghibur tapi tetep berciri Abah…kereeenn lah pokona mah!!

  2. mantab treknya bro … sepeda bisa turun sendiri …
    pacetnya juga luar biasa …. tapi di akhirnya bisa mandi dan bersih-2
    saluuuuttttt

      1. Hayuk atuh iraha gowes bareng? Alhamdulillah aya oge yg mau motoin saya… biasana mah isi blog ini foto babaturan wungkul … akhir bulan saya mau gowes di Gunung Selamet… ikutan yuk

    1. makasih om eri … track ini emang harus dicoba koq … di dalemnya masih banyak yang belum dijamah

  3. kang eko … bade tumaros, trek TW advance tos beres can? … pengen nyoba lagi euy. soalnya kmr ga sempet gowes. cuma nuntun dan lempar-2 sepeda aja … hahahahahaha
    sama pesta pacet ….

  4. minggu tgl 12 mei kemaren pengen gowes di JPG hujan euy. akhirnya momotoran di JPG deh … heheheheh salam kang

  5. hehehhe mantabbb om Eko , sabtu lalu 31 jan 2014 , sy juga masuk trek TW3 , ternyata sudah seperti hutan lebat …..
    salam gowes

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s