Maksimum Minimum


Sudah sering kita dengar orang berkata atau dapati tulisan “semaksimum mungkin” dan/atau “seminimum mungkin” Benarkah frasa itu ? Logiskah ?

Menurut dua kamus yang menjadi acuan tulisan ini :

1.         Maximal (a) : greatest in amount or degree

            Maksimal (a) : sebanyak-banyaknya; setinggi-tingginya; tertinggi;

            Maximum (n) : greatest possible

            Maksimum (n) : yang paling banyak; yang paling tinggi; jumlah yang tertinggi;

2.         Minimal (a) : smalest in amount or degree

            Minimal (a) : sedikit-dikitnya; sekurang-kurangnya

            Minimum (n) : least possible

            Minimum (n) : yang paling kecil/sedikit; yang paling rendah;

Dalam KBBI 2008, kata paling mengandung makna “teramat”, artinya tak ada yang lebih; sedangkan ter- (prefik) mengandung makna “paling” misalnya : tercantik, terpandai.

Dalam pengertian matematika, maksimum adalah titik puncak, tertinggi, tak ada lagi yang lebih tinggi; sedangkan minimum adalah titik nadir, terendah, tak ada yang lebih rendah. Lantas, bagaimana mungkin sesuatu yang “paling” yang “ter-“ masih mungkin ada yang melebihinya ? Bagaimana logikanya frasa “semaksimum mungkin” dan/atau “seminimum mungkin” ?

Bila kita menyatakan suatu ukuran (jumlah atau peringkat), misalnya “panjang” dan kita memiliki 10 utas tali. Kita dapat mengatakan seutas tali ini (yang kita tunjukkan) panjang, tetapi ada tali lain yang lebih panjang bahkan mungkin ada yang lebih panjang lagi. Kita masih dapat  mencari tali “sepanjang mungkin”, dan bila sudah sampai pada tahap tak mungkin lagi menemukan tali lebih panjang di antara 10 utas tali tersebut, maka itulah tali terpanjang, tali paling panjang; tidak mungkin lagi ada yang lebih panjang dari itu. Bila kita bandingkan dengan tali yang dijual di toko, tentu masih banyak tali yang lebih panjang, tetapi itu berarti kita tidak berbicara tentang 10 utas tali tersebut di atas.

Jadi, ungkapan “semaksimum mungkin” dan/atau “seminimum mungkin” dan juga “semaksimal mungkin” dan/atau “seminimal mungkin” adalah ungkapan yang tidak logis. Kita bisa mengatakan “saya akan bekerja maksimum”, artinya bekerja sekuat daya, dana, dan upaya, lebih dari itu tidak mungkin. Oleh karena itu, adalah tidak logis kita mengatakan “saya akan bekerja semaksimum mungkin”, karena jelas tidak mungkin. Sayangnya, KBBI 2008 justru mengabaikan makna kata depan “paling” dan/atau awalan “ter-”.  Akibatnya, logika berpikir menjadi kacau.

 

Acuan:

1. Oxford Student’s Dictionary of Current English, 1978:

2. Kamus Besar Bahasa Indonesia. 2008:

 

Bandung, 20.02.2012

Penulis

Suwardjoko P Warpani

Pemerhati Bahasa Indonesia

Staf Pengajar pada

Prodi Perencanaan Wilayah dan Kota

SAPPK – Institut Teknologi Bandung

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s