Retweet Kalimat Motivasi? Ngapain?


Belakangan ini Twitter semakin ramai, semakin banyak orang yang punya akun Twitter, menulis dalam 140 karakter adalah seni. Mengungkapkan buah pikiran dengan jumlah karakter terbatas bukanlah hal mudah bagi yang belum terbiasa.

Twitter juga mulai dimanfaatkan oleh beberapa motivator untuk menyampaikan pesan moral yang baik dan berharga bagi kehidupan kita, pesan-pesan mereka dikemas sedemikian rupa dalam jumlah karakter yang terbatas, hebatnya mereka selalu bisa mengungkapkan kata dan kalimat penggugah semangat menuju sukses.

Retweet
Sumber gambar: http://www.seevirtualrealestate.com

Follower yang berlimpah membuat kalimat itu banyak dibaca orang, kalimat itu kadang benar-benar menyentuh atau bahkan menyentil hati pengikutnya yang biasa disebut follower.

Banyak sekali follower yang me-Retweet kalimat-kalimat indah itu. Kadang-kadang saya sering iseng memperhatikan siapa saja yang melakukan itu dan berikutnya saat ketemu mereka saya juga membaca timeline mereka bahkan saat bertemu mereka saya sering juga memperhatikan tutur kata dan sikap mereka.

Lucu juga kalau ternyata mereka retweet kata-kata itu hanya dengan maksud supaya terlihat bijak, kadang tingkah laku sebenarnya berbeda, ada juga mereka yang retweet kata indah itu karena sesuai dengan suasana hatinya bukan karena memahami arti kalimat penggugah semangat itu.

Beberapa orang yang saya kenal sempat saya pelajari sikapnya, di Twitter mereka selalu terlihat bijak dengan rantaian retweet kalimat motivasi tersebut namun ternyata sikap sehari-harinya berlawanan, ternyata retweet kalimat motivasi itu hanya penghilang lara dan penghibur hati yang gundah

Kalimat motivasi yang anda retweet seringkali justru menggambarkan kondisi hati dan pikiran anda, beberapa kalimat motivasi dianggap cocok dengan kondisi anda dan dianggap dapat menghibur hati, namun ketika kalimat tersebut tidak sesuai atau bertentangan dengan pikiran kita maka kita enggan untuk meretweet bahkan membaca kalimat tersebut.

Kalimat motivasi yang mengandung kebenaran namun menyudutkan anda pasti akan anda hindari, membentuk benteng pribadi dan menganggap kalimat tersebut hanya sekedar kalimat biasa dan tidak perlu dibaca bahkan diretweet.

Membaca kalimat motivasi seperti anda membaca ramalan astrologi… kalau bagus dianggap benar, kalau jelek bagi diri anda maka ramalan astrologi hanya dianggap ramalan biasa yang tidak mengandung kebenaran.

Beberapa orang bilang Tweet aing kumaha aing, tweet saya bagaimana saya … hehehe yang bilang begitu ada kemungkinan jengkel baca tulisan ini karena bagi saya tulisan aing kumaha aing🙂 Mohon disadari bahwa retweet anda memenuhi timeline saya, lebih baik menulis hasil pemikiran sendiri daripada menggandakan tweet orang dengan harapan anda terlihat bijak.

Ada juga yang bilang …” gitu aja koq repot? mute aja atau unfollow … nahhh bisa jadi itu lontaran kalimat tukang retweet atau temannya tukang retweet … jawab saya begini: “Gitu aja koq repot? nulis sendiri dong jangan nebeng tulisan orang untuk menambah jumlah tweet”

Mohon disadari bahwa yang diretweet itu dapat juga difollow oleh tweeps yang lain atau bahkan sudah difollow oleh tweeps yang jadi follower anda…. ada yang bilang “kalo ngga suka unfollow aja”…. ahhhh yang bener anda tidak perduli dengan follower?, faktanya beberapa orang selalu mengamati pergerakan follower juga kalau perlu mereka tweet jumlah follower atau unfollower baru … hihihi… nakut-nakutin followernya supaya jangan unfollow karena bakalan ketahuan…

singkat kata: “Retweet kalimat motivasi tidak akan membuat anda menjadi bijak selama anda masih subjectif dan pilih-pilih kalimat yang sesuai saja dengan anda.

Percayalah… anda akan menjadi bijak beneran deh kalau mampu membuat kalimat sendiri. Bijak itu perlu proses bukan semudah meretweet kalimat orang lain.

Salam retweet

Twitter & Instagram: @ekoprobo

3 thoughts on “Retweet Kalimat Motivasi? Ngapain?”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s