Zona Nyaman2

Zona Nyaman? Ahhh Omong Kosong…


Belakangan ini saya sering dengar kata Zona Nyaman yang dipadukan dengan rangkaian kalimat indah. Orang-orang yang baru mendengar kata zona nyaman sering mengulang kata itu berulang kali walaupun tidak sesuai dengan keadaan yang sedang dihadapinya.

Apa sih zona nyaman itu? menurut beberapa keterangan yang saya baca adalah kondisi atau keadaan perilaku orang yang berada dalam kondisi aman, nyaman tanpa ancaman… kira-kira begitulah definisinya. Banyak definisi lain tentang zona nyaman namun kalau semua saya tulis di sini sama aja kurang kerjaan… hehehe

Pengertian zona nyaman ini sering digadang-gadangkan orang dengan cara yang salah dan tidak logis, bahkan sering dijadikan alat untuk mempertahankan pendapatnya. Biasanya orang yang gagal pemahaman terhadap zona kenyamanan ini ada di posisi jabatan atau usia yang lebih tinggi dibanding lawan bicaranya.

Orang-orang seperti ini juga sering menggabungkan kata “zona nyaman” dengan “out of the box” walau kadang sering tidak relevan namun mereka dengan nekat tetap menggunakan kata itu… yang penting kedengeran keren dan membuat ada kesan bijak walau dipaksakan.

Mari kita lanjutkan omong kosong tentang zona nyaman… Terlalu banyak berkicau tentang zona nyaman bisa menjadi senjata makan tuan, terlalu banyak membicarakan zona nyaman hanya akan membuat kita seperti katak dalam tempurung karena pengetahuannya hanya tentang zona nyaman saja.

Mari kita tinjau salah satu kasus salah kaprah tentang zona nyaman. Sebutlah si Polan dengan si Badu. Misalkan si Polan ini membuat suatu keputusan yang bertentangan dengan si Badu. Pendapat yang dibuat si Polan ini tidak realistis dan kurang normatif, pendapat ini walau salah kadang berubah strata menjadi INSTRUKSI.

Singkat kata si Polan ini membesar-besarkan bahwa si Badu harus berani keluar dari Zona Nyamannya untuk menjalankan instruksi tersebut, saat si Badu mengatakan kebenaran dan menyampaikan fakta yang membuktikan bahwa keputusan itu salah maka secara alami si Polan akan bertahan, bisa jadi karena malu atau gengsi.

Malu dan gengsi ini biasanya dibalur dengan kata Zona Nyaman, sehingga berulang kali kata zona nyaman terlontar untuk membela diri, biasanya akan keluar kalimat yang memvonis bahwa si Badu tidak berani keluar dari zona nyaman … hahaha … sudah mulai terbalik kan? ayo siapa yang mulai merasa tidak nyaman? si Badu atau si Polan?

Kalau kita tinjau dengan pemikiran jernih dan objektif maka kondisi sekarang sudah berbalik, si Badu ada di atas angin dan merasa nyaman karena sudah dapat membuktikan bahwa dia benar dengan fakta yang ada, sedangkan si Polan sekarang berada dalam kondisi terpojok dan tidak nyaman namun pagar kekuasaan ataupun usia akan membentengi si Polan dalam zona nyaman.

Masalah berikutnya … beranikah si Polan keluar dari zona nyaman tadi dan menerima pendapat si Badu? ataukah akan tetap mengumbar kata bahwa si Badu yang tidak berani keluar dari zona nyaman?

Jadi bagi saya Zona Nyaman adalah omong kosong belaka, banyak dari kita hanya menuntut supaya orang berani keluar dari zona nyaman namun kita sendiri tetap berbenteng zona nyaman tanpa berani menerima kenyataan.

Kata Zona Nyaman itu hanya berlaku bagi diri sendiri bukannya dipaksakan dengan menuntut orang untuk keluar dari zona nyaman.

Banyak juga pengajar atau dosen yang selalu berlindung dalam zona nyaman namun menasehati mahasiswa untuk keluar zona nyaman. Banyak kasus ketika siswa menemukan hal baru namun dosen tidak bisa mengikuti, maka dosen tersebut akan tetap bertahan dan merasa paling benar. Zona nyaman dosen itu dipagari kekuasaan mereka dalam memberikan nilai

Dosen yang anti perubahan ke arah yang lebih baik adalah salah satu contoh bagaimana mereka bertahan dalam zona nyaman namun tetap menuntut mahasiswa untuk bisa keluar dari zona nyaman …

jadi sekali lagi … Zona Nyaman adalah omong kosong…

Kebenaran kadangkala berupa hal buruk atau kata sinis tentang diri kita…. mampukah anda menerimanya? termasuk menerima isi tulisan ini kalau ini bertentangan dengan pendapat anda?

Katanya mau keluar dari zona nyaman?

ahhhh zona nyaman cuma omomg kosong … nikmati saja hidup kita tanpa perlu terlalu banyak teori dan basa basi … hiduplah dalam kebenaran objektif seperti anak bayi tanpa perlu banyak bermimpi dan berpikir bahkan bertindak tidak realistis.

aaaahhh zona nyaman itu cuma omong kosong pelipur lara sekaligus pembalut pendapat anda agar menjadi pembenaran. Zona nyaman kadang hanya membalut diri kita saat menemui orang yang lebih pengetahuannya dibandingkan diri sendiri…

Zona nyaman adalah hak setiap orang, biarkan saja mereka menikmati itu tanpa perlu menasehati untuk keluar dari zona itu, caranya mudah…. bagi yang terbiasa mengadang-gadangkan zona nyaman cobalah keluar dari zona nyaman anda dan menerima segala fakta dan pendapat yang benar tanpa perlu malu dan gengsi.

Zona nyaman menjadi omong kosong ketika itu menjadi instruksi, namun zona nyaman akan bermanfaat kalau itu melekat di kalbu tanpa perlu diumbar.

Salam Zona Nyaman

6 thoughts on “Zona Nyaman? Ahhh Omong Kosong…”

  1. zona nyaman? ya nikmati aja…udah nyaman kok disuruh susah..
    urusan usaha itu mah lain konteks..

    intinya, mind your own business daagh..

    mereka yang petakilan nyuruh keluar dri zona nyaman biar bisa out of the box itu biasanya cuma cari penghasilan lebih, karena gajinya kecil…

    hehehe..

  2. jika kita tdk kritis, yg namanya istilah yg kelihatannya ‘baru’. ‘modern’ kadang malah mendikte, membelenggu mindset dan bisa ribet n menyesatkan. istilah lainnya yg bisa mendikte n menyesatkan yaitu ‘sukses’, ‘hebat’, ‘super’, dsb.😀

    1. terima kasih bintang … anda sudah memberi contoh kepada pembaca lain tentang orang yang terbelenggu dalam zona nyaman, yaitu anda sendiri.

      untuk keluar dari zona nyaman anda, cobalah baca artikel ini dengan teliti, juga artikel-artikel lain sehingga pemahaman anda tidak hanya setengah dan mengambil kesimpulan dari satu artikel ini saja.

      Anti kemajuan dan perubahan itu adanya pada orang yang tidak bisa menerima pemikiran dari sudut pandang lain, main tuduh dan menyimpulkan sesuatu hanya dari sedikit pemahaman dari suatu pendapat

      Indonesia tetap begini? bagaimana maksudnya? “begini” dalam arti positif atau negatif? coba saja agak lebih jelas sehingga pembaca lain dapat paham, jangan mengambang begitu seperti alamat email dan nama anda yang tidak jelas.

      terima kasih ya sudah mampir dan urun rembug …🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s