Capture10

Tips Packing Mountain Bike


Rasa penasaran para penggemar sepeda kadang membuat mereka selalu ingin mencoba track yang baru, kadangkala harus menempuh perjalanan jauh menggunakan pesawat udara, mau tak mau sepeda harus dikemas dengan baik dan cara tersendiri, tujuannya agar aman bagi penerbangan juga terhadap sepeda itu sendiri, berikut ini akan saya sampaikan bagaimana caranya mengemas sepeda anda

Sebetulnya hal ini bisa dengan mudah dilakukan, cukup sambangi bengkel sepeda terdekat dan minta tolong mekanik sepeda untuk melakukan hal ini, namun akan lebih baik kalau kita mampu melakukannya sendiri, sebab dalam kondisi tertentu hal ini memang harus dilakukan sendiri tanpa bantuan mekanik sepeda.

Ada juga cara mudah dengan memasukan sepeda ke dalam tas khusus sepeda… apakah semudah itu? bisa jadi betul tapi ada hal kecil lain yang jangan lupa dilakukan karena akibatnya bisa fatal, apakah itu? simak terus tulisan di bawah ini:

Sebelum packing ada alat yang perlu anda siapkan sebagai berikut:

  1. Kardus sepeda
  2. Tools
  3. Gum Tape bisa juga tali pengikat

Kardus sebaiknya gunakan yang memang khusus sepeda, bentuknya sama saja seperti kardus lain namun dimensinya sudah disesuaikan dengan sepeda, kardus ini bisa kita dapat ketika membeli sepeda, kalaupun tidak ada, maka kita bisa menyambangi toko sepeda untuk membeli kardus  tersebut.

Perlu diperhatikan bahwa kardus sepeda ukurannya berbeda-beda namun karena pokok bahasan tulisan ini adalah MTB maka saya kesampingkan kemungkinan menggunakan kardus sepeda jenis lain. MTB terdiri dari tiga ukuran, yaitu 26 inch, 27,5 inch dan 29 inch, tentunya ukuran kardus akan berbeda karena lingkar roda juga berbeda.

Tools atau alat-alat yang diperlukan adalah yang sesuai dengan kebutuhan sepeda anda biasanya tidak banyak hanya seperangkat kunci L, kunci Bintang, kunci pas 15.

Kalau ukuran kardus sesuai dengan sepeda maka roda belakang tidak perlu dilepas, hanya roda depan saja yang dilepas.

Berikutnya yang harus dilakukan adalah:

  1. Lepas rotor roda depan, kalau roda belakang dilepas maka rotor dilepas juga. Melepas rotor untuk menggurangi resiko rotor tersebut bengkok akibat benturan atau tumpukan barang saat dimuat di pesawat. Di kardus sepeda pasti ada tulisan “This Side Up” yang artinya sisi tertentu harus di bagian atas, faktanya di airport hal ini seringkali diabaikan oleh porter. Merubah arah kemasan seringkali dilakukan untuk memaksimalkan space di compartment pesawat. Selanjutnya untuk mengurangi resiko hilang baut rotor maka setelah rotor lepas, pasang kembali baut di hub dan free hub. Rotor bisa saja dipasang dengan 6 baut atau centre lock, untuk centre lock harus menggunakan alat khusus yang biasa digunakan untuk membuka bottom bracket.
  2. Bagaimana dengan RD ? Walaupun roda belakang tidak dilepas, posisi RD tetap ada di bagian luar roda, artinya RD tersebut apabila terkena benturan keras atau ditumpuk barang berat akan berpotensi bengkok, bisa RD yang bengkok atau Rear End biasa disebut anting, akibatnya rencana anda bersenang-senang akan batal. Melepas RD tidak akan mengubah settingannya karena hanya dilepas dan ditempatkan di bagian dalam frama agar terlindung.
  3. Pedal juga harus dilepas agar sepeda bisa masuk ke kardus, untuk melepas pedal ini bisa menggunakan kunci pas 15 dan atau kunci L, tergantung jenis pedal anda.
  4. Posisikan arm crank sejajar dengan swing arm sepeda dan ikat supaya tidak berubah posisi.
  5. Lepas Handle Bar dan kendorkan baut stem, selanjutnya posisi stem diarakan ke dalam / menghadap belakang, jangan memutar posisi fork untuk membuat stem menghadap belakang karena ada kemungkinan kabel rem depan tertarik.
  6. Posisikan handle bar di samping arm atau fork, cari posisi terbaik dan ikat handle bar tersebut ke frame atau fork, sebaiknya diikat supaya tidak ada benturan ketika barang anda dalam perjalanan.
  7. Apabila diperlukan, bungkus frame anda dengan kardus agar tidak lecet.
  8. Langkah selanjutnya adalah urusan wheelset, keluarkan angin dari ban sampai ban kempes. Apabila tidak melakukan perjalan menggunakan pesawat udara dan tempat di dalam kardus masih muat maka angin ban tidak perlu dikeluarkan.
  9. Fork MTB ada yang menggunakan udara, jangan lupa kurangi tekanan angin di dalam fork tersebut, tidak perlu sampai habis, sisakan kira-kira 10% saja
  10. Untuk sepeda full suspension yang rear shocknya menggunakan udara maka tekanan anginya harus dikurangi juga karena dapat berdampak buruk bagi shock anda, kenapa bisa begitu? penjelasannya ada di bawah.
  11. Setelah melakukan semua hal di atas maka sekarang saatnya memasukan sepeda anda ke dalam kardus.
  12. Lihat ke dalam kardus, kalau masih ada sisa tempat  maka anda dapat memasukan peralatan sepeda yang lain, seperti tools, ban dalam cadangan, pompa shock, pompa ban, celana sepeda, jersey, helm (tidak semua jenis helm bisa masuk), sepatu sepeda, ransel kosong, botol minum, sarung tangan, kacamata sepeda, kaos kaki sepeda dan barang-barang kecil lain yang bisa masuk. Jangan lupa barang-barang tadi dimasukkan ke dalam plastik untuk mengurangi resiko basah atau kotor.
  13. Tutup kardus dengan rapat kemudian rekatkan menggunakan gum tape atau biasa disebut lakban, untuk mempermudah anda mengangkat kardus bisa juga ditambah tali pengikat, fungsinya selain untuk memudahkan mengangkat juga untuk memperkuat kemasan sepeda anda.
  14. Untuk perjalanan udara jangan lupa menuliskan nama dan alamat anda serta nomor telepon anda, hal ini akan berguna apabila barang anda Over Carried ke bandara lain di luar bandara tujuan anda, hal ini juga akan memudahkan petugas Lost and Found untuk mengidentifikasi barang anda.
  15. Pengiriman sepeda melalui udara bisa dilakukan dengan dua cara, anda bawa sebagai bagasi atau anda kirimkan sebagai cargo udara, apabila mengirimkan sebagai cargo udara ada baiknya anda menggunakan jasa freight forwarding atau cargo agent agar anda tidak repot mondar mandir ke Regulated Agent kemudian mengurus lagi di gudang Lini 1 karena waktu yang anda perlukan akan semakin lama.
  16. Pertimbangan lain apabila sepeda anda kirim sebagai cargo, pastikan menggunakan jasa Door To Door sehingga anda tidak perlu repot memikirkan membawa kardus besar di kendaraan anda juga nanti di tempat tujuan anda tidak perlu repot mengurus pengambilan cargo di airport kedatangan. Lokasi pergudangan di airport tidak dekat dengan terminal tempat anda turun dari pesawat dan anda harus melalui sejumlah prosedur untuk bisa mengambil barang anda belum lagi transportasi di kota tujuan yang anda harus sewa untuk bisa memuat sepeda ke dalamnya.
  17. Kondisi nomer 16 bisa anda lakukan dengan catatan anda kirimkan jauh hari sebelum anda berangkat sehingga pada saat anda tiba di tujuan sepeda anda sudah sampai juga, gunakan freight forwarding yang ternama dan pastikan bahwa sepeda anda sudah berangkat ke kota tujuan.
  18. Apabila anda membawa sepeda anda sebagai bagasi perhitungkan juga Free Baggage Allowance yang berlaku di penerbangan yang anda gunakan sehingga anda tidak perlu membayar excess baggage ticket akibat bagasi anda kelebihan berat.
  19. Di tempat tujuan jangan buang kardus sepeda anda karena kan digunakan kembali saat anda pulang nanti.
  20. Kalau dirasakan perlu minta kepada petugas di check in counter untuk menempelkan label Fragile di di kemasan sepeda anda juga jangan lupa pastikan kemasan sepeda anda sudah ditempel claim tag dengan tujuan yang sesuai.

Supaya lebih jelas anda juga bisa menyaksikan video di bawah ini:

Nah sekarang waktunya saya bahasa mengenai mengapa tekanan angin harus dikurangi, jadi begini ceritanya…..

Ban sepeda, fork sepeda, rear shock yang berisi angin memang harus dikurangi apabila bepergian menggunakan pesawat udara. Apapun itu yang berisi tekanan angin diciptakan di permukaan bumi yang tekanannya relatif 1 atm atau 14,7 psi. Semakin tinggi kita terbang maka tekanan yang diterima akan semakin sedikit, hal ini berlaku juga di dalam cabin pesawat walaupun itu pesawat bagus dan baru.

Perlu diketahui bahwa tekanan di dalam cabin penumpang dengan di kompartemen bagian bawah pesawat tempat menyimpan bagasi dan cargo tidak sama. Kemasan sepeda anda ditempatkan di cargo compartment, posisinya ada di bagian bawah tempat duduk anda, kecuali pesawat combi yang memungkinkan cargo ditempatkan di upper deck.

Nahhhhh selanjutnya ada perhatikan tekanan ban sepeda anda kira-kira hanya 30 psi, kemudian tekanan angin di fork depan sekitar 70 sampai 100 psi, sekarang coba lihat berapa tekanan angin di rear shock anda, pasti di atas 100 psi bahkan bisa mencapai 190 psi kan?

Angin di dalam fork dan shock tersebut tidak keluar karena ditahan oleh lapisan pelindung atau seal, selain itu seal yang ada berfungsi pula mencegah oli di dalam shock dan fork agar betah di dalam sehingga tidak meler keluar seperti ingus.

Apabila tekanan angin tidak dikurangi maka ketika anda terbang tinggi, tekanan udara akan semakin berkurang, semakin tinggi kita terbang semakin kecil tekanan udara juga semakin kecil suhu udara.

Mengecilnya tekanan udara dari luar akan membuat tekanan udara di dalam shock dan fork semakin tinggi hal ini dapat kita rasakan kalau kita berpindah tempat dari dataran rendah ke tempat tinggi atau sebaliknya maka kuping kita akan terasa berbeda… itulah tekanan udara.

Makin kecil tekanan dari luar akan membuat tekanan udara dari dalam shock dan fork semakin tinggi, ingat bahwa seal tadi diciptakan untuk tekanan di permukaan bumi yaitu relatif 1 atm (14,7 psi). Pesawat terbang anda dapat terbang tinggi lebih dari 30.000 feet dari permukaan bumi, tekanan di atas akan berkurang dan berdampak terhadap seal shock dan fork anda.

Akibatnya? bisa jadi akan rusak, ingusan dan bocor dan anda tidak akan bisa menikmati sepeda anda seperti yang sudah anda bayangkan sebelum berangkat.

Silakan bandingkan repotnya anda mengganti seal yang rusak, tentunya ada biaya dan waktu ekstra untuk itu, bandingkan dengan repotnya anda harus memompa ulang ban, fork dan shock di tempat tujuan yang hanya menghabiskan waktu paling lama 15 menit saja.

Bagaimana kalau tidak punya pompa shock? cari pinjeman ke teman, kalau tidak punya juga ya itu mah resiko anda kenapa menggunakan fork udara dan punya sepeda fulsus… hehehe

Semoga bermanfaat bagi anda, kalau ada tambahan silakan tuliskan di kolom komen bagian bawah tulisan ini

Salam Packing MTB

Twitter & Instagram: @ekoprobo

7 thoughts on “Tips Packing Mountain Bike”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s