Picture1

Review Citicyclink Tour de Ubud – Bali, Day 1


Menikmati keindahan alam di Ubud, kabupaten Gianyar – Bali adalah impian sebagian penghobi sepeda di Indonesia, bahkan turis mancanegara yang sedang berlibur di Bali berusaha menyempatkan diri untuk menikmati alam Ubud. Selain keindahan alamnya, kawasan Ubud terkenal pula dengan ragam seni dan budaya khas Bali, sejak tahun 1930 kawasan Ubud memang sudah terkenal di kalangan turis mancanegara.

Kali ini Citilink sebagai salah satu maskapai penerbangan Indonesia mewujudkan keinginan saya untuk bisa menikmati kawasan ini dengan bersepeda, acara yang diusung Citilink ini diberi label Citicyclink Tour d Ubud. Jumlah peserta dibatasi hanya 200 pesepeda saja dan Citilink memberi harga yang murah untuk bisa bersenang di Bali dengan sepeda. Hanya dengan biaya Rp. 3.099.000,- saja kita bisa berpuas-puas bersepeda serta merasakan nikmatnya bermalam di Hotel Sanur Paradise, dua malam tiga hari di hotel bintang empat.

#tulisan ini dilengkapi foto, video dan file GPS di bagian bawah

E-Ticket sudah di tangan, tercatat flight number QG 9743 yang akan membawa saya dan sepeda ke Bali pada tanggal 26 April 2013, Tentunya sebelum berangkat saya harus mempersiapkan sepeda yang akan digunakan di Bali untuk mengikuti acara ini, sepeda saya kemas sedemikian rupa agar aman juga untuk penerbangan. Bagaimana cara mempersiapkan sepeda yang akan digunakan untuk melakukan perjalanan udara? silakan simak video di bawah ini dan juga Tips Packing Sepeda Untuk Perjalanan Jauh di: TIPS PACKING SEPEDA

?????????????????

Suasana siang ini di terminal 1-C terlihat ramai, petugas Citicyclink terlihat ceria dengan seragam hijau putihnya, wajah-wajah cantik dan ganteng menyambut peserta acara yang terlihat mulai datang. Pesawat Citilink dengan nomor penerbangan QG 9743 direncanakan akan berangkat tepat jam 13.10 WIB, ini artinya check in counter sudah mulai buka sejak dua jam sebelum keberangkatan pesawat.

Pelayanan petugas ground handling yang ramah membuat saya dan peserta lain semakin nyaman menggunakan Citilink, petugas mereka terlihat mulai sibuk membantu kami untuk memasukan kardus berisi sepeda ke petugas check in counter untuk ditimbang dan diberi claim tag. Salah satu label yang digunakan untuk check baggage adalah claim tag. Label ini berguna di tempat tujuan untuk mengambil bagasi anda agar tidak tertukar dengan milik orang lain.

Ternyata di airport saya bertemu beberapa teman sepeda, suasana di area check in counter sudah seperti di Mpok JPG saja, omongannya tidak jauh dari sepeda … hahaha susah deh kalo udah ketemu sesama goweser. Penatnya pekerjaan, macetnya jalanan seolah terabaikan karena membayangkan asyiknya sepedahan di Ubud, Bali.

Airway 26 April 2013

Cabin pesawat dipenuhi penumpang dengan tujuan yang sama…. sepedahan di Ubud, keinginan sederhana ini tersirat dari wajah-wajah goweser di cabin Citilink. Terbang jauh tinggi di atas awan, 33.000 feet di atas permukaan bumi dan bergerak menuju ufuk Timur selama 1 jam 40 menit. Suasana di cabin diwarnai oleh berbagai kegiatan, ada yang terpesona melihat kecantikan pramugari Citilink, ada yang memanfaatkan untuk tidur, juga ada yang hanya termangu melihat keindahan negeri di awan.

Ngurah Rai Airport, 26 April 2013

Bandara Internasional Ngurah Rai, pukul 15.20 WIT kami landing di runway Airport Ngurah Rai, Bali. Para penumpang seolah tak sabar ingin segera bertemu dengan partnernya … siapa lagi kalau bukan sepeda yang sedang duduk tenang di cargo compartment di bawah tempat duduk kami.

Tidak lama kemudian QG 9743 merapat di avio bridge, petugas Ramp Handling memberi tanda jempol di jendela pintu pesawat yang artinya kondisi sudah aman dan cabin crew boleh membuka pintu pesawat. Derap langkah goweser menjejaki avio bride terdengar seolah tak sabar ingin segera menuju baggage claim area untuk mengambil bagasinya yang berisi sepeda.

Udara di Bali sore ini terasa mulai merasuk raga, keinginan yang sama pasti ada di hati mereka semua untuk segera merapat ke hotel Sanur Paradise dan merakit sepeda yang akan kami gunakan esok pagi di Ubud.

Di Airport Ngurah Rai kami disambut panitia dan dipersilakan menuju meja registrasi untuk mengisi data serta kartu nomor sepeda, 1 kartu dilekatkan di sepeda, 1 kartu kami pegang untuk pengambilan sepeda. Saya mendapat nomor 008. Setelah itu sepeda kami dibawa menggunakan kendaraan tersendiri menuju hotel tempat kami bermalam.

Video perjalanan CGK – DPS bisa dilihat di bawah ini:

https://www.youtube.com/watch?v=1in0UDGTUC4

Sanur Paradise 26 April 2013

Ternyata jalan yang kami lalui macet sehingga prediksi saya untuk bisa sampai di hotel sebelum matahari terbenam sirna sudah, apa boleh buat harus merakit sepeda malam-malam. Jam 18.30 bus yang kami tumpangi baru merapat ke hotel, di pintu masuk hotel terlihat beberapa spanduk yang menyambut kami.

Malam ini saya harus bergegas merakit sepeda, kardus berisi sepeda dan segala perlengkapanya saya bongkar untuk menyiapkan semua layak untuk acara besok, namun sebelumnya harus melakukan registrasi di meja panitia untuk mengetahui kamar yang akan ditempati. Saya satu kamar dengan Pemred situs berita www.sportku.com namanya om Dedi Hermawan, orangnya asik dan murah ilmu, saya banyak belakar mengenai peliputan berita dari beliau.

Usai meletakkan tas di kamar saya dan seluruh perserta bergegas menuju tenda khusus yang disediakan panitia untuk tempat sepeda kami, di bawah terlihat sudah ada beberapa teman yang terlihat sibuk dengan sepedanya, total ada 17 sepeda yang dibawa langsung dari Jakarta, sementara itu peserta lainnya lebih memilih sewa sepeda di Bali.

Kami yang membawa sepeda sendiri memang punya niat lain, yaitu memanfaatkan waktu luang di hari ketiga acara ini untuk latihan downhill di Bedugul, nama tracknya Baturiti. Saya dan Citilink Racing Team memang sudah niat sejak awal untuk ke tempat itu, konon kabarnya track Baturiti cukup menantang untuk dicoba. Malam ini saya juga ketemu Fonda, atlet DH dari Bali dan janjian untuk latihan di Baturiti tanggal 28 April 2013.

Makan malam bersama ala goweser dilakukan di tenda ini, hidangan malam yang disiapkan seakan menjadi prioritas kedua, pertama tentunya selesai merakit sepeda kami, 17 goweser yang membawa sepeda ini tentunya tidak sendiri, solidaritas sesama gowes kental terasa malam ini, banyak yang turun membantu kami merakit sepeda di sisi lain tentunya mereka penasaran untuk melihat wujud sepeda di dalam kardus tertutup ini, seperti apa sih setelah jadi dirakit?

Makan malam sambil bincang-bincang santai dengan teman-teman baru serta panitia, suasana sudah berubah, canda tawa semakin bebas karena sudah saling kenal, bukan hal sulit untuk bisa masuk ke pembicaraan karena tidak jauh dari sepeda.

Malam ini ada kejutan buat saya, rekan kerja di Denpasar, yaitu Pak Alit serta istrinya Bu Eka hadir juga malam ini di hotel, mereka ternyata ikut acara ini dan sengaja tidak bilang ke saya untuk surprise … terima kasih kawan …

Kehandalan 17 goweser diuji malam ini, mereka harus trampil merakit sepedanya sendiri walau dibantu orang namun ada settingan pribadi di sepeda yang harus dikerjakan sendiri, ternyata semua sudah piawai merakit sepeda … sepeda sendiri lho kalau sepeda orang sih ngga tau deh … hehehe

Tidak perlu waktu lama bagi kami semua untuk menyelesaikan pekerjaan ini. Truk pengangkut sepeda sudah merapat ke dekat tenda, rencananya semua sepeda yang ada akan diangkut malam ini ke start point di Kintamani. Selain 17 sepeda dari Jakarta ada juga peserta yang dari Denpasar, mereka semua menitipkan sepedanya di tempat ini,  mau tidak mau malam ini harus ke Hotel Sanur Paradise daripada besok harus gowes sendiri ke Kintamani?

Sanur Paradise, 27 April 2013

Pagi ini kami semua harus sudah bangun jam 5 pagi untuk bersiap, rencananya bus akan berangkat dari hotel pukul 06.30 WIT, di lobby hotel sudah ramai sejak pukul 05.30 WIT, semua terlihat ceria dengan jersey hijau Citilink Community, ya benar kami semua diberi jersey, voucher dan banyak lagi dari sponsor untuk seluruh peserta acara ini. Suasana pagi ini cerah, semua terlihat bersemangat dan semakin akrab dengan teman-teman lainnya, inilah yang saya suka, acara ini akan menambah jumlah teman saya.

Bus yang akan membawa kami sudah siap di depan lobby hotel, ada beberapa bus disiapkan panitia untuk peserta, sarapan pagi kami lakukan di lobby hotel, persiapan peserta dan panitia sudah terlihat matang, udara cerah mendukung acara ini, tercatat ada 150 peserta yang akan berangkat ke Kintamani.

 

Link yang berkaitan dengan tulisan ini silakan lihat di bawah:

https://ekoprobo.wordpress.com/2013/04/29/review-citicycling-tour-de-ubud-bali-day1/

https://ekoprobo.wordpress.com/2013/04/30/review-citicycling-tour-de-ubud-bali-day-2/

https://ekoprobo.wordpress.com/2013/05/01/track-downhill-baturiti-bedugul-bali/

Link Video silakan click:






Link Foto-2 silakan click:
http://s365.photobucket.com/user/ekoprobo/slideshow/Citicyclink%20Ubud%20Day%201

http://s365.photobucket.com/user/ekoprobo/slideshow/Citicyclink%20Ubud%20Day%202

http://s365.photobucket.com/user/ekoprobo/slideshow/Citicyclink%20Ubud%20Day%203

Link GPS Map silakan click:

Sanur – Kintamani: http://www.everytrail.com/view_trip.php?trip_id=2109490

Kintamani – Ubud XC : http://www.everytrail.com/view_trip.php?trip_id=2109523

Sanur – Bedugul: http://www.everytrail.com/view_trip.php?trip_id=2109562

Track DH Baturiti: http://www.everytrail.com/view_trip.php?trip_id=2109573
Regards
Twitter & Instagram : @ekoprobo

8 thoughts on “Review Citicyclink Tour de Ubud – Bali, Day 1”

  1. Ini kenapa tiap korporasi lagi rajin bikin agenda gowes ke Bali – Lombok yah? Bulan Juni ada: Bali Bike 2013. Kalau gak salah Garuda Indonesia juga bikin trip semacam ini juga.. Harga yang ditawarkan juga gak murah.😦

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s