1DTicket-0515b

Gara-gara Konser One Direction 2015


ONE DIRECTION adalah salah satu grup music idola anak saya, konon kabarnya mereka akan konser di Indonesia tahun 2015. Masih lama toh?

Sementara itu ribuan Directioners (fans One Direction) sudah mulai gelisah ingin segera membeli tiket konser itu karena pihak promotor sudah mulai menjual tiket offline tanggal 31 Mei 2014 dan online tanggal 2 Juni 2014.

Banyak syarat untuk membeli tiket itu, salah satunya anak di bawah usia 16 tahun harus didampingi, alhasil ribuan manusia dewasa ikut sibuk mendampingi sang anak.

Jam 4 pagi mata sudah melek dan siap-siap mendampingi anak saya untuk berburu tiket, ya benar berburu karena sudah ratusan orang standby di lokasi sejak malam Sabtu.

Jam 06..15 sudah tiba di Mal Kota Kasablanka, gileee bener jam segitu udah rame aja orang pada ngantri tiket, perkiraan rasio jumlah orang dewasa dan anak adalah 1 : 4, atau 25% adalah orang dewasa, syarat membeli tiket harus didampingi orang dewasa membuat tempat itu disemuti manusia, jam 9 pagi diperkirakan sudah ada 5000 manusia antri.

Langkah demi langkah kami lalui, untung sudah berbekal kursi lipat dan air minum, sinar matahari semakin terik menyinari ribuan orang, puluhan payung dikembangkan untuk mengurangi terpaan cahaya pagi, padahal kata kakek saya sinar matahari pagi bagus untuk kesehatan.

Jam 10 saya dan keluarga sudah ada di bawah tenda, lumayan ada kipas angin penghalau panas, tak disangka tak dinyanya, ada puluhan polisi memasuki area, kami pikir hanya membantu penyelenggara menjaga kami, namun ternyata kenyataan berbicara lain, silakan simak video di bawah ini supaya lebih jelas:

Bubar jalan dengan segenap harapan, mungkin itu yang ada di benak para orang tua, namun semangat adik-adik kecil di sekeliling saya patut diacungi jempol. Mereka semua pantang menyerah, lantai 3 diserbu ribuan gadis kecil, hahaha lucu juga melihat mereka.

Lapar mendera, rasa haus membuat kering tenggorokan saya, tempat makanan sudah ramai dipenuhi orang, untunglah ada tempat kosong, usai memesan makanan kami duduk manis, anak saya dan temannya kelihatan gelisah, memang pada hari itu teman anak saya dititipkan orang tuanya untuk ikut beli tiket bersama keluarga saya.

Baru sekejap duduk, sekonyong-konyong dia berdiri dan jalan menjauh, saya pikir dia mencari wastafel untuk cuci tangan, semenit dua menit, 5 menit berlalu koq ngga balik lagi? ternyata dia mengirim pesan singkat melalui smartphone dan bilang kalau sedang ikut demo di lantai 3, hadooohhhh anak gadis saya koq jadi nekat sih.

Panik dan bangga ada di hati saya melihat dia mulai percaya diri, Metoda pelatihan Aikido yang dimiliki anak saya dirasa cukup untuk menjaga diri dia dari gangguan orang iseng, namun teman dia badannya kecil dan menjadi tanggung jawab saya kepada orang tuanya yang menitipkannya ke saya.

Bergegas lari ke lantai 3, heran saya karena semua eskalator di lantai 2 tidak ada yang arah naik, rupanya itu cara petugas untuk mengurangi jumlah orang yang naik.

Komunikasi via pesan singkat tetap berlangsung dengan anak saya, rupanya dia menikmati saat gadis-gadis kecil seusianya mendemo penyelenggara, dia ikut teriak-teriak minta kepastian penjualan tiket, rupanya itulah yang disebut demo versi anak saya, hehehe aman dan lucu demonya, teriakan lantang gadis kecil itu membahana sampai lantai dasar, sementara petugas kepolisian yang berjaga di atas terlihat santai dan tersenyum melihat polah tingkah gadis kecil itu, ini merupakan pertanda bahwa suasana kondusif,

Sore mulai menjelang dan anak saya mau tak mau harus turun walau demo belum selesai, rasa gundah dan senang terlihat dari raut mukanya, anak gadisku mulai beranjak dewasa, dia mulai peka dengan dinamika sosial di sekitarnya, bapak bangga melihatmu berani nak !!!

Sepanjang perjalanan pulang benak dua gadis kecil yang duduk di kursi belakang mobil dipenuhi berita simpang siur tentang penjualan tiket, sampai malam menjelang dia tidak bisa tenang memikirkan tentang grup band idolanya, namun dia cukup tenang dan pintar menutupi perasaannya, sekali lagi bapak bangga melihatmu bisa mengalahkan diri sendiri, kamu mulai menjadi pemenang anakku sayang…

Sampai saatnya tidur dia selalu memantau perkembangan berita One Direction, ternyata malam itu beberapa orang sudah mendapat gelang tanda booking bahkan ada ada kepastian mendapatkan tiket. Harapan kami hanyalah penjualan online tanggal 2 Juni 2014.

Perjuangan membeli tiket online akan sangat panjang kalau diceritakan di sini, keberuntungan mungkin menjadi salah satu faktor untuk bisa mendapatkan E-Voucher, selain itu harapan jaringan internet cepat dan lancar tentu ada di benak semua fans One Direction.

Blog2

blog3

Blog4

Picture2

 

Picture3

Picture3

 

xo3

 

Alhamdulillah pemesanan berjalan “lancar” dan E-Voucher sudah di tangan, Gara-gara konser One Direction pasti banyak orang tua ikut sibuk urusan pembelian online, inilah dinamika kehidupan yang tidak pernah saya rasakan ketika kecil dulu, tidak pernah menikmati aksi panggung penyanyi asing idola saya, dan saya tidak ingin anak saya kehilangan masa-masa kecilnya yang indah, semoga semua impian baik ribuan gadis kecil yang berjuang keras mendapatkan tiket dapat terwujud, selamat berjuang para gadis kecil, silakan nikmati masa-masa remaja kalian dengan gembira…

Picture1

 

Untuk semua fans One Direction, sampai jumpa di Konser One Direction “On The Road Again Tour 2015”

 

Salam Directioners🙂

Di bawah ini ada tweet2 indah dari para directioners terhadap tulisan ini, silakan simak mungkin anda salah satunya🙂

 

Screenshot

 

Screenshot001

Screenshot002

Screenshot003

Screenshot004

Screenshot005

Screenshot006

Screenshot007

Screenshot008

43 thoughts on “Gara-gara Konser One Direction 2015”

  1. Wah..kok blum ada kepastian band nya datang? Jangan sampai terhambat gara gara ormas gak jelas yang anti band barat deeh..he he he..

    Congrats dah dapat tiketnya..:mrgreen:

  2. Ya ampun senang nya anak itu punya orang tua seperti om…
    saya directioners, tapi saya tidak bisa ikut nonton konser mereka tahun depan karena alasan tertentu

  3. Hebaaaaaaaaat……..!! Bagus banget kisahnya, gadis kecil dan perjuangannya. Btw selamat ya buat anaknya udah berhasil dapet tiket, semoga konsernya tidak mengecewakan

  4. Hebat perjuangan Pak! Bener kata ibu saya ya, “Sayang orang tau sepanjang masa”, demi anak bahagia dibela-belain deh walaupun orang tuanya mungkin tidak mengerti ‘kegilaan’ yang dialami oleh anaknya hehe. Menurut saya seharusnya penjualan tiket konser secara online saja, apalagi kalau band/artis idola ABG. Riskan banget kalo dijual offline. Saya yakin dari awal bakal begini penjualan offline. Dengan sistem yang secure, penjualan tiket online lebih praktis dan gak merepotkan seperti kejadian Sabtu kemarin🙂

    1. Penjualan offline sabtu kemarin memang diluar dugaan, namun di sisi lain kejadian itu akan menjadi pengalaman hidup yang berguna bagi anak-anak yang ada di lokasi, tidak setiap keinginan kita akan tercapai dan tentang bagaimana cara kita mengendalikan diri

  5. Hebat perjuangan Pak! Bener kata ibu saya ya, “Sayang orang tua sepanjang masa”, demi anak bahagia dibela-belain deh walaupun orang tuanya mungkin tidak mengerti ‘kegilaan’ yang dialami oleh anaknya hehe. Menurut saya seharusnya penjualan tiket konser secara online saja, apalagi kalau band/artis idola ABG. Riskan banget kalo dijual offline. Saya yakin dari awal bakal begini penjualan offline. Dengan sistem yang secure, penjualan tiket online lebih praktis dan gak merepotkan seperti kejadian Sabtu kemarin🙂

  6. Perjuangan seorang ayah buat kebahagiaan anak gadisnya….. bukti cinta Ortu kepada anaknya. Semoga anaknya selalu ingat pengorbanan ayahnya ya… Pak Eko….

  7. om/pak keren banget blognyaaaaa. pengen deeh punya bapak yg ngerti juga. huhu pengen banget nonton konsernya:(

    1. terima kasih Evee sudah mampir blog saya, setiap orang tua pasti mempunyai banyak kelebihan dengan segala kekurangannya, Kasih sayang orang tua kadang tidak terlihat nyata atau bahkan kita sebagai anak tidak pernah tahu bagaimana perasaan sayang mereka terhadap anaknya karena hanya terungkap di hati mereka, percayalah bahwa orang tua Evee adalah orang tua terbaik yang dapat dibanggakan,

  8. Om pengertian sekali sama anaknya.
    Saya udah 2 minggu sejak pengumuman mereka kesini mikirin gimana cara minta ijin sama mama saya.
    Pas hari minggu (25 Mei) saya beraniin buat minta ijin ke mama, ya mama saya shock, tapi saya jelasin ke dia dengan baik2, I have to being her how she feels if her kid going to concert with thousands of people. Tapi dia ga langsung mutusin.
    Selain minta ijin ke mama, saya juga harus minta ijin ke papa, ke nenek belum ditambah kakak saya yg ngehasut mama saya.
    Mereka bilang mereka khawatir, disana siapa yang mau bertanggung jawab takut ke injek2. But If I were them aku juga pasti khawatir tapi aku bilang ke mereka aku udah dewasa, bisa jaga diri. Tapi mereka tetep aja ga ngasih ijin.
    Udah bilang gimana rasanya jadi Fans, emang ini lebay atau berlebihan tapi kalau ngefans gimana lagi selama aku bisa jaga diri dan gak terpengaruh negatif sama idola.
    Pas kemaren 2 Juni, aku nekat buat beli Online dan udah pesen, aku minta bantuan tante aku buat bantu transfer lewat atm nya, tapi dia takut dimarahin nenek aku, soalnya nenek aku ‘kekeuh’ ga ngijinin. Tante ku bilang ke nenek, tapi tetep aja ga dibolehin. Terus aku ngerayu mereka lagi buat ngijinin. Terus nenek ku cuma bilang Terserah, aku tau itu terpaksa banget bilang gitu karna aku ga nurut.
    Tapi itu udah jam4 tiket udah hangus.
    Pas malem keluarga kumpul, masih ngebahas konser mereka bilang ‘Siapa yang mau nganter kita semua pada kerja, gimana sama sekolah kamu itu kan pas hari sekolah, terus transportasinya belum ditambah kita gatau jalan ke Di jakarta dan pulang malem.
    Mereka bilang jangan semuanya dianggap gampang.
    Terus mereka end up ngasih aku perjanjian Kalo pilih tiket mereka ga bakal ngebantu bayar so I have to buy it by myself ditambah ongkos atau pilih dibeliin hape baru, didaftarin les TOFEL bahasa inggris baru sama liburan.
    Itu berat antara aku harus ngumpulin uang buat ketemu idola yang udah ditungggu2 sekama 3 tahun buat dateng kesini atau penawaran mereka yang emang harganya lebih daripada harga tiket.
    Terus daripada dimarahin lagi aku bilang tiket udah sold out padahal emang belum, dan mereka cuman bagus kamu harus nurut.

    Ini bikin aku ngedown banget, mereka ga peka ga ngerasain punya idola gimana. So akutuh harus marah atau gimana.

    1. ada pesan ayah saya yang selalu saya ingat, “Kesabaran itu ada batas, oleh karenanya selalu naikkan batas kesabaranmu sehingga kau tak pernah mencapainya”

      itu sedikit kata untuk mencegah kita marah, namun di sisi lain melampiaskan kemarahan dapat menjadi salah satu cara untuk meredam emosi, tetaplah marah namun lampiaskan dengan cara yang baik, setelah kemarahanmu selesai, naikkan batas marahmu sehingga kau tak pernah mencapainya.

  9. Aku tau mereka gitu karna sayang sama aku, mereka cari aman biar anaknya selamat dan ga ada apa2.
    Tapi selama ini aku ga pernah ngebantah dan nurut terus, tapi kalau urusan One Direction aku akan melakukan apapun. Mereka itu motivator aku, Om.
    Tante aku bilang “ga apa2 kan masih anak muda, udah ijinin aja kita waktu dulu susah buat maen apa kita harus bikin anak kita melewati masa mudanya dengan beban”

    Ini pengertian banget, tapi rasa khawatir mama sama nenek aku lebih besar, mereka terlalu paranoid sama berita2 di tv.
    Ini cuman bikin beban aku sepanjang tahun kalau aku ga bakal pernah ketemu mereka tahun depan, Nyesek banget lebih dari apapun.

  10. Saya juga directioners tapi ayah saya nggak mengizinkan saya & adik saya nonton konser, katanya sih “belum waktunya” saya juga nggak ngerti. Salut sama om!

    1. Perasaan seorang ayah seringkali tidak tersirat di wajahnya, seorang ayah akan menyimpan kesedihan di hatinya yang terdalam, saya yakin ayahmu sedih karena beliau terpaksa tidak mengijinkanmu nonton konser, dia pasti tidak akan tega untuk melarangmu, pada saatnya nanti kamu akan mengerti keputusan yang ayahmu buat, kemudiam kamu pasti akan berkata bahwa dia adalah ayah terbaik

  11. Aku Marah marah banget sama mereka aku nangis tapi aku berserah diri sama Allah, Mereka sayang sama aku, makanya mereka ngelakuin yang terbaik buat aku.
    Everything will goes well if your parents allows you.
    That’s why selama 2 minggu terakhir aku minta bantuan temenku buat nitip tiket ga bisa mulu, karena ridho orang tua, ridho Allah juga.

    Aku gatau tapi it’s makes me frustating ga bisa konsen ulangan juga.
    Tapi aku sekarang belajar ikhlas, mungkin Allah belum mengjinkan aku bertemu sama mereka, I believe he has a great plan for me, I believe.

  12. Kemarin Saya beli online memang butuh perjuangan, berkali kali websitenya crash, kadang udah sampe ‘cara pembayaran’ eh taunya crash lagi :’D butuh 2 setengah jam untuk dapat tiket itu,malah tiket yang tadinya saya incar (festival A) sudah sold out duluan, terpaksa saya beralih ke festival B, tapi saya senang karena akhirnya e-voucher sudah selesai di-print dan sudah di tangan:D

  13. Wah, membaca postingan om tanpa sadar membuat air mata saya jatuh. Salut dengan om yang perlahan membiarkan anak om berkembang dengan hal hal sekitarannya. Melihat postingan ini jadi membayangkan andai saja orangtua saya open minded seperti om🙂

  14. Good! andai papah aku kaya Om. ngebolehin gitu. sayangnya mereka punya pandangan lain. mereka ga ngizinin aku nonton konser:” ga ada pendamping, disana jg mau sm siapa. mereka jg khawatir. jadi gadibolehinnn:”

  15. beruntung sekali gadis itu miliki orangtua seperti bapak, saya merasa iri, saya salut sama bapak, kalau saya berjuang sendiri untuk bisa beli dan mendapatkan tiket idola saya itu, cerita saya mungkin lebih panjang dan sedikit nyesek, saya benar-benar iri saya gadis itu , karena buat saya one direction itu lebih dari sekedar group band dia itu moodboster saya.

    1. septy udah dapet tiket kan? Kamu gadis hebat dan tangguh, kamu berani berjuang sendiri untuk mendapatkan tiket itu, salut nak !!! tetaplah menjadi gadis tangguh, orang tuamu pasti bangga

  16. aku suka tulisan om soalnya aku juga ada di kokas pada saat itu dan ngerasain langsung gimana ketegangan para DIRECTIONERS dan POLISI2 ga diundang ……. salut om twothumbs

  17. om boleh bantu jualin tiket 1D, tanggal 25 Maret 2015. FESTIVAL B,availble 2 tiket. CP :081224522238 . soalnya ujian om pas hari H nya jadi gak bisa ntn deh😦

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s